Sport / Arena
Minggu, 18 Januari 2026 | 10:35 WIB
Pemain Medan Falcon (merah) saat melakukan smash ke arah lapangan Surabaya Samator. Bermain di GOR Voli Indoor Sport Center Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam, Surabaya Samator menang dengan skor 3-2 (25-22, 23-25, 19-25, 25-17 dan 21-19). (Antara/Juraidi)
Baca 10 detik
  • Surabaya Samator mengalahkan Medan Falcons 3-2 pada Proliga 2026 di Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam.
  • Asisten pelatih Samator menilai permainan tim kurang maksimal, terutama pada set kedua dan ketiga karena bermain individual.
  • Pelatih Medan Falcons menilai timnya kurang beruntung namun fokus evaluasi utama ada pada perbaikan servis dan pertahanan.

Suara.com - Tim bola voli putra Surabaya Samator berhasil meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Medan Falcons Tirta Bhagasasi pada lanjutan seri kedua putaran pertama Proliga 2026.

Pertandingan yang digelar di GOR Voli Indoor Sport Center Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam, berlangsung sengit hingga lima set. Surabaya Samator akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 (25-22, 23-25, 19-25, 25-17 dan 21-19) setelah duel panjang selama 2 jam 51 menit.

Asisten pelatih Surabaya Samator, Sigit Ari Widodo, mengakui bahwa hasil kemenangan tersebut belum sepenuhnya memuaskan. Ia menilai penampilan timnya masih jauh dari ekspektasi, terutama ketika kehilangan fokus pada beberapa set awal.

“Set kedua dan ketiga, anak anak bermain individual. Itu harusnya tak boleh terjadi Namun set berikutnya kita kembali bisa bermain secara tim hingga akhirnya mampu memenangkan laga,” kata Sigit usai pertandingan.

Ia menambahkan bahwa secara kualitas, Surabaya Samator seharusnya mampu tampil lebih dominan. Namun sikap terlalu berhati-hati justru memberi peluang bagi lawan untuk mencuri set.

“Cara kami main hari ini tak seperti yang diharapkan walau memang kami menang. Secara kualitas tim sebenarnya kami lebih unggul, tapi terlalu berhati hati. Makanya set kedua dan ketiga lawan bisa mencuri dari kami. Untungnya set keempat dan kelima anak anak kembali bermain sesuai dengan yang diharapkan,” lanjutnya.

Di sisi lain, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, menilai timnya hanya kurang beruntung meski memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan di kandang sendiri.

“Kami belum beruntung dan bisa main hingga lima set tentunya menjadi hal luar biasa bagi anak asuhnya,” kata Ariyanto.

Ia menyebut servis dan pertahanan menjadi aspek utama yang harus segera dibenahi oleh timnya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Baca Juga: Servis Jadi Kunci, Jakarta Garuda Jaya Tundukkan Medan Falcons 3-1 di Proliga 2026

“Servis dan pertahanan menjadi evaluasi yang paling penting yang harus kami lakukan. Apalagi Proliga masih cukup panjang untuk seri seri berikutnya. Tapi kami melihat mental dan rasa percaya diri anak anak semakin bagus,” tambahnya.

(Antara)

Load More