- Marc Marquez menyatakan prioritas utamanya adalah melanjutkan kerja sama dengan tim Ducati Lenovo hingga kontraknya usai.
- Pembalap Spanyol tersebut saat ini fokus persiapan musim 2026 setelah pulih dari cedera bahu Oktober lalu.
- Jika terjadi kesepakatan baru dengan Ducati, kemungkinan kontrak perpanjangan tersebut akan berlaku untuk durasi dua musim.
Suara.com - Marc Marquez menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah melanjutkan kerja sama dengan Ducati, tim yang sedang ia bela.
Juara dunia musim 2025 itu masih terikat kontrak bersama Ducati Lenovo hingga berakhirnya musim 2027. Meski demikian, muncul spekulasi mengenai kemungkinan masa depannya seiring diberlakukannya regulasi teknis baru pada musim 2027.
“Jika kalian melihat karier saya, jika saya berada di tim di mana saya merasa nyaman, cepat, dan semuanya berjalan dengan baik, saya mencoba untuk tidak pindah,” kata Marc Marquez, dikutip dari laman resmi MotoGP.
“Tentu saja, opsi pertama saya adalah mencoba untuk tetap bersama Ducati, tetapi selangkah demi selangkah," lanjutnya.
"Tampaknya setiap kali, kontrak disegel lebih awal dan lebih cepat, kami sedang dalam pembicaraan tetapi saya perlu mengevaluasi semuanya,” tuturnya menambahkan.
Marc kini tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi musim 2026 bersama Ducati Lenovo. Ia baru saja pulih dari cedera bahu akibat kecelakaan yang dialaminya pada MotoGP Indonesia, Oktober lalu.
Bersama rekan setimnya, Francesco “Pecco” Bagnaia, Marc turut menghadiri acara peluncuran tim Ducati Lenovo yang digelar di Italia pada Senin malam waktu setempat.
Terkait kelanjutan kariernya, Marc mengonfirmasi bahwa apabila tercapai kesepakatan baru dengan Ducati, kontrak tersebut kemungkinan akan berdurasi dua musim.
“Jika kami memutuskan untuk melanjutkan, itu akan menjadi kontrak dua tahun,” ujar pembalap yang telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia tersebut.
Baca Juga: Eks Wamenaker Noel Didakwa Dapat Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati Scrambler
Musim ini menjadi tahun kedua Marc membela Ducati Lenovo, sekaligus musim ketiganya menunggangi Desmosedici GP. Sebelumnya, ia sempat memperkuat tim satelit Ducati, Gresini Racing, selama dua musim.
(Antara)
Berita Terkait
-
Eks Wamenaker Noel Didakwa Dapat Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati Scrambler
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh