- Aturan baru BWF 25 detik diterapkan pada Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan untuk efisiensi waktu.
- Pebulu tangkis Sabar/Reza menilai aturan servis cepat 25 detik tersebut tidak menimbulkan kendala berarti bagi mereka.
- Sabar/Reza melaju ke 16 besar setelah mengalahkan ganda Malaysia, melanjutkan tren positif ganda putra Indonesia.
Suara.com - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, menilai aturan baru '25 detik' yang tengah diuji coba Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) berpotensi diterapkan di turnamen lain ke depannya.
Aturan tersebut mewajibkan pemain untuk segera melakukan servis maksimal 25 detik setelah reli berakhir. Kebijakan yang masih dalam tahap uji coba ini diterapkan pada turnamen Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
Moh. Reza Pahlevi Isfahani menyebut penerapan aturan tersebut tidak menjadi kendala bagi dirinya maupun pasangan.
“Enggak ada masalah sih (dengan aturan 25 detik). Tadi juga udah dicoba juga menurut saya juga enggak ada masalah juga. Jadi ya mungkin bisa juga diterapkan di turnamen selanjutnya juga,” ujar Reza dalam konferensi pers usai pertandingan di Istora Senayan, Selasa (20/1/2026).
Senada dengan Reza, Sabar Karyaman Gutama menilai aturan tersebut justru membuat permainan menjadi lebih efisien dan tidak mengganggu alur pertandingan.
Aturan 25 detik dirancang untuk meningkatkan efektivitas pertandingan serta mengurangi waktu jeda yang berlebihan di lapangan.
Meski demikian, pemain masih diperbolehkan melakukan aktivitas singkat seperti minum, mengelap keringat, atau mengikat tali sepatu. Namun, penerima servis tetap diwajibkan mengikuti tempo permainan dan tidak diperkenankan mengulur waktu.
Pada laga babak pertama, Sabar/Reza memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menyingkirkan ganda Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-18, 19-21, 21-10.
Hasil tersebut menjaga tren positif sektor ganda putra Indonesia di Indonesia Masters 2026. Hingga babak 16 besar, Indonesia masih menyisakan empat pasangan di sektor tersebut.
Baca Juga: Baru Comeback usai Cedera, Anthony Ginting Tak Pasang Target di Indonesia Masters 2026
Selain Sabar/Reza, pasangan Raymond Chandra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnado/Bagas Maulana, serta Fajar Alfian/Moh. Shohibul Fikri juga sukses melangkah ke babak 16 besar.
(Antara)
Berita Terkait
-
Baru Comeback usai Cedera, Anthony Ginting Tak Pasang Target di Indonesia Masters 2026
-
Anthony Ginting Tandai Comeback dengan Permalukan Wakil Thailand di Indonesia Masters 2026
-
Mimpi Masa Kecil Terwujud! Nikolaus Joaquin Tak Sabar Debut di Istora
-
Target Masuk Top 5 Ranking BWF, Jafar/Felisha Berharap Melaju Jauh di Indonesia Masters 2026
-
Jadwal Indonesia Masters 2026: 17 Wakil Tuan Rumah Bertanding di Hari Pertama, Ada Anthony Ginting
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh