Sport / Raket
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:42 WIB
Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat menghadapi ganda putra Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto
Baca 10 detik
  • Ganda putra Indonesia Raymond/Nikolaus menjadi *runner-up* BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026.
  • Mereka kalah dari pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dalam dua gim langsung: 19-21 dan 13-21.
  • Kekalahan ini melanjutkan tren puasa gelar Indonesia pada sektor ganda putra turnamen tersebut sejak 2024.

Suara.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas finis sebagai runner-up pada ajang BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026. Tampil di hadapan publik sendiri di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (25/1/2026).

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dengan skor 19-21, 13-21 dalam waktu 37 menit.

Pasangan unggulan keempat asal Malaysia tersebut tampil lebih konsisten sepanjang laga final. Meski begitu, Raymond/Joaquin memberikan perlawanan ketat, khususnya pada gim pertama.

Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di podium usai menjadi juara 2 pada final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto

Gim Pertama Ketat, Indonesia Gagal Manfaatkan Momentum

Pada gim pembuka, Raymond/Joaquin sempat beberapa kali memimpin perolehan angka. Permainan cepat dan agresif membuat Goh/Izzuddin berada dalam tekanan.

Namun, sejumlah kesalahan sendiri di poin-poin krusial membuat keunggulan pasangan Indonesia tak mampu dipertahankan. Goh/Izzuddin memanfaatkan momentum tersebut untuk menutup gim pertama dengan kemenangan tipis 21-19.

Gim Kedua Dikuasai Goh/Izzuddin

Memasuki gim kedua, performa Raymond/Joaquin menurun. Mereka tertinggal cukup jauh 4-11 pada interval, seiring permainan solid dan minim kesalahan dari pasangan Malaysia.

Meski sempat mencuri beberapa poin beruntun di penghujung gim, jarak skor yang terlalu lebar membuat upaya kebangkitan tak membuahkan hasil. Raymond/Joaquin akhirnya menyerah 13-21, sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan Goh/Izzuddin.

Baca Juga: Runner Up Lagi, Raymond/Nikolaus Gagal Putus Kutukan Ganda Putra di Istora

Puasa Gelar Ganda Putra Indonesia Berlanjut

Dengan hasil ini, Indonesia kembali gagal meraih gelar ganda putra di Indonesia Masters.

Terakhir kali wakil tuan rumah menjuarai sektor ini adalah pada edisi 2024 melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. [Antara]

Load More