Sport / Raket
Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:48 WIB
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari (PBSI)
Baca 10 detik
  • Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari terhenti di babak 16 besar German Open 2026 usai kalah 13-21, 17-21 dari ganda Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe.
  • Pasangan ganda putri Indonesia ini mengakui bahwa masalah konsistensi dan ketenangan menjadi faktor utama kegagalan mereka menjaga keunggulan poin di gim kedua.
  • German Open 2026 merupakan turnamen ketiga mereka bersama, sehingga Apriyani/Lanny menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi dalam membangun chemistry.

“Di momen itu kami kurang konsisten satu sama lain dan kurang tenang dalam mengambil keputusan. Jadi memang masih banyak proses yang harus kami jalani bersama sebagai pasangan,” ujarnya.

Senada dengan sang senior, Lanny mengungkapkan hilangnya tingkat fokus saat pasangan Indonesia sudah berada di atas angin.

Menurut pandangannya, perubahan ritme permainan dari tim lawan tidak mampu mereka respons dengan baik secara taktik.

“Di gim kedua sebenarnya dari awal kami sudah mendapatkan pola permainan dan sempat memimpin sampai 15-10. Tapi setelah itu kami terlalu lengah. Saat lawan mulai mengejar hingga menyamakan kedudukan, kami justru jadi bingung sendiri dan tidak bisa menjaga ritme permainan,” kata Lanny.

Pemain muda itu pun menegaskan bahwa menjaga fokus dan ketenangan saat poin sedang unggul akan menjadi pekerjaan rumah utama menjelang turnamen berikutnya, demikian Antara.

Load More