Sport / Arena
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:57 WIB
Oleksandr Usyk menang TKO kontroversial atas Rico Verhoeven di Piramida Giza. Padahal, Verhoeven disebut unggul poin hingga ronde ke-11. [Dok. IG Usyk]
Baca 10 detik
  • Oleksandr Usyk mempertahankan gelar juara dunia kelas berat setelah menang TKO atas Rico Verhoeven di Piramida Giza, Mesir.
  • Wasit menghentikan laga pada ronde ke-11 meski Rico Verhoeven unggul jauh dalam perolehan poin dari catatan juri.
  • Keputusan wasit memicu kontroversi karena dianggap terlalu prematur dan mengabaikan performa dominan Rico Verhoeven sepanjang pertandingan berlangsung.

Keputusan Wasit Picu Kontroversi

Sesaat setelah pertarungan dilanjutkan, Usyk langsung menghujani Verhoeven dengan gelombang serangan agresif untuk menuntaskan laga.

Verhoeven yang menyadari posisinya terdesak memilih bermain defensif dengan menutup rapat area kepala dan tubuh menggunakan kedua tangannya.

Secara mengejutkan, wasit tiba-tiba memutuskan menghentikan pertarungan demi alasan keselamatan Verhoeven.

Keputusan tersebut seketika mengubah sorak-sorai penonton menjadi teriakan cemoohan karena penghentian laga dianggap terlalu prematur dan tidak adil.

Kemarahan publik semakin memuncak setelah melihat catatan statistik dari DAZN News yang memperlihatkan dominasi nyata dari sang penantang.

Statistik dan Rekor Tak Terkalahkan

Hingga detik pertandingan dihentikan, Verhoeven tercatat memimpin jauh dengan skor 98-92 di mata para juri.

Keunggulan poin tersebut memperkuat opini bahwa Verhoeven seharusnya diberikan kesempatan menyelesaikan ronde hingga tuntas.

Baca Juga: Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Incar Deontay Wilder Usai Lepas Sabuk WBO

Meski demikian, kemenangan TKO ini tetap mengukuhkan posisi Oleksandr Usyk sebagai raja kelas berat yang belum tersentuh kekalahan.

Kini, Usyk mengantongi rekor impresif 25 kemenangan tanpa kalah, dengan 16 di antaranya diraih melalui knockout.

Pencapaian di tanah Mesir ini semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di era olahraga modern.

Latar Belakang Laga Bersejarah

Pertarungan berlatar Piramida Giza ini merupakan bagian dari upaya global membawa laga tinju elite ke lokasi-lokasi bersejarah dunia.

Oleksandr Usyk saat ini masih memegang sabuk juara dunia versi WBC, WBA, dan IBF yang menjadikannya target utama para penantang di kelas berat.

Di sisi lain, Rico Verhoeven membuktikan bahwa atlet dari disiplin kickboxing juga memiliki kualitas teknis untuk bersaing di level tertinggi tinju profesional.

Perdebatan mengenai keabsahan kemenangan ini diprediksi akan terus bergulir dan berpotensi memunculkan wacana pertandingan ulang di masa mendatang, demikian Antara.

Load More