- Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel mengalahkan wakil Korea Selatan pada babak 32 besar Indonesia Open 2026.
- Kecepatan kok yang tinggi serta analisis video yang matang menjadi kunci kemenangan telak pasangan Indonesia tersebut.
- Hasil pertandingan di Istora Senayan ini membawa Jafar dan Felisha melaju ke babak 16 besar turnamen.
Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel, sukses melakukan revans atas wakil Korea Selatan di Indonesia Open 2026.
Bermain di hadapan riuhnya publik Istora Senayan pada Rabu (3/6/2026), faktor kecepatan shuttlecock atau kok ternyata menjadi pembeda hasil pertandingan kali ini.
Kemenangan meyakinkan dalam dua gim langsung itu tidak hanya mengantarkan mereka ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi suntikan moral bagi pasangan muda tersebut.
Kecepatan Kok Jadi Kunci Kemenangan
Pertandingan babak 32 besar turnamen BWF Super 1000 ini mempertemukan Jafar/Felisha dengan duet Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong.
Dominasi wakil Merah Putih terlihat jelas saat mereka mengamankan kemenangan dengan skor 21-11 dan 21-14.
Felisha membeberkan bahwa kondisi arena yang membuat laju kok lebih cepat memberikan keuntungan tersendiri bagi gaya permainan mereka.
Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi lapangan saat pertemuan sebelumnya di Badminton Asia Championships (BAC), ketika mereka harus mengakui keunggulan lawan.
"Perbedaannya paling berpengaruh kecepatan kok," ungkap Felisha.
Baca Juga: Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
"Di sini kenceng, di BAC lambat," tambahnya.
Kondisi kok yang melaju lebih cepat terbukti mampu merusak ritme permainan lawan yang dikenal memiliki pertahanan rapat.
"Dan tipikal pemain korea punya depans kuat," lanjut atlet muda tersebut.
"Jadi lambat bagus," kata Felisha menganalisis keunggulan lawan saat bermain dalam kondisi lapangan lambat.
Analisis Video Bantu Bongkar Permainan Lawan
Selain faktor teknis di lapangan, persiapan matang melalui analisis video juga menjadi kunci sukses mereka mendikte permainan sejak awal pertandingan.
Berita Terkait
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!