/
Kamis, 08 September 2022 | 16:13 WIB
Anies Baswedan saat selesai penyelidikan KPK. (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.sukabumi.com – Pada Rabu (7/9/2022), Anies Baswedan diketahui mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memenuhi panggian terkait penyelidikan dugaan korupsi dari gelaran Formula E.

Yang menarik, Anies rupanya menyinggung soal pemanggilannya ke KPK, dalam acara peresmian proyek 1.348 unit rumah Down Payment (DP) 0 rupiah di Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (8/9/2022).

Awalnya, dalam sambutan peresmian ia lebih dulu menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI yang ikut mendampingi proses pembangunan program hunian terjangkau tersebut.

"Apresiasi kepada Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI), terima kasih sudah mendampingi seluruh jajaran kejaksaan dalam seluruh proses ini," ujar Anies dalam sambutannya.

Dalam sambutan Anies, dengan adanya dampingan dari Kejati, dirinya tak perlu khawatir terjadi pemanggilan lagi seperti yang dilakukan KPK sehari sebelumnya.

"Sehingga semua bisa bekerja dengan tenang, nyaman, jadi enggak perlu ada pemanggilan-pemanggilan di kemudian hari," ujarnya sambil tertawa.

Lebih lanjut, Anies menyinggung soal proses dimintai keterangan terkait proses hukum yang bisa menyita waktu cukup lama.

"Kalau enggak nanti dipanggilnya lama pak. haha. Jadi semua bisa tidur enak gitu kan. Kita berharap ini bisa bergerak lebih jauh," tuturnya.

Untuk diketahui, pada hari penyelidikan dengan KPK Anies datang dan memasuki area gedung sekitar pukul 09.27 WIB. Gubernur DKI Jakarta tersebut kemudian baru keluar sekitar pukul 20.27 WIB. Yang artinya, kurang lebih sekitar 11 jam Anies menjalani pemeriksaan di KPK.

Baca Juga: Anies Baswedan Datangi KPK untuk Penyelidikan Gelaran Formula E

Kendati begitu, saat dimintai keterangan mengenai apa yang ditanyakan, Anies enggan memberi jawaban detail dan meminta media untuk meminta keterangan kepada pihak KPK.

"Kalau soal itu ke KPK saja ya, Insya Allah dengan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang, sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang-benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas” ujarnya, saat keluar dari gedung KPK.

Load More