Sukabumi.suara.com – Puspita Ladiba yang akrab dipanggil Diba merupakan anak dari seorang penjual jagung bakar yang kini sukses menjadi pilot wanita pertama TNI AD.
Sebelumnya, penjual jagung bakar dianggap sebelah mata oleh Sebagian banyak orang. Namun kini dibuktikan oleh kesuksesannya.
Perjalanan menjadi seorang pilot tidaklah mudah, butuh kerja keras untuk mencapai keberhasilan.
Tak hanya kerja keras, Diba juga berjuang bersama kedua orang tuanya yang tak mengenal lelah.
Diba adalah anak dari seorang pedang jagung bakar di Medan, Sumatera Utara. Bisa dikatakan penghasilan keluarga Diba memang pas-pasan.
Karena hidup yang berkecukupan, orang tua Diba tidak mampu membiayai kuliahnya padahal saat itu ia berhasil diterima di salah satu universitas negeri.
"Pahitnya itu saya keterima di universitas terbesar di Indonesia. Saya tidak bisa mengikuti karena tidak mempunyai biaya melanjutkan kuliah," ujar Diba seperti yang dilansir kanal YouTube TNI AD, dicuplik dari laman Jalan Tikus, Senin, 15 September 2022.
Takdir berkata lain, Diba akhirnya mendapatkan tawaran untuk melanjutkan pendidikannya di akademi militer.
Hebatnya, Diba pada akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dengan predikat cumlaude pada tahun 2013 silam.
Baca Juga: Posting Kedekatan dengan Rayyanza, Cus Rini Ternyata Tak Ikut ke Amerika
"Awalnya saya tidak tahu ada korps penerbang angkatan darat, diberi kesempatan untuk jadi pilot wanita pertama," ujar Diba.
Diba membagikan kisahnya, bahwa sebelum dirinya sukses menjadi seorang pilot, kehidupan keluarganya memang tergolong sulit.
Seperti waktu masih duduk di bangku SMA, bisa dibilang Diba satu-satunya siswi yang tidak memiliki ponsel.
Bahkan untuk makan sehari-hari saja keluarganya juga kesulitan. Pernah suatu kali dagangan orang tuanya tidak laku, Diba dan keluarga terpaksa makan dengan sangat sederhana.
"Pernah jualannya enggak laku gitu, terus kita makan seadanya saja. Makan jagung yang dijual," lanjut Diba.
Meski Diba sekarang sudah menjadi seorang pilot, orang tua Diba tetap berjualan jagung bakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai