Sukabumi.suara.com - Pada Kamis (22/09/2022) lalu, terjadi kecelakaan maut di Jalan RA Kosasih, Sukabumi yang menewaskan 3 orang, yaitu pedagang cakwe, sopir angkot dan penumpang angkot.
Kecelakaan tersebut terjadi karena mobil Xpander dengan nomer polisi F 1349 OJ hilang kendali saat baru keluar dari gerbang komplek. Lalu menabrak Angkot bernopol F 1959 TZ dan tukang cakwe.
Polisi sudah menetapkan tersangka EH sebagai tersangka kecelakaan maut tersebut pada Selasa (27/9).
IPDA Jajat Munajat selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi menyatakan jika kasus tersebut sudah naik dari sebelumnya tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
“Sejak dinaikan proses penyidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota saat itu juga secara otomatis yang bersangkutan atau saudari EH ini naik menjadi tersangka," ucap Jajat dikutip dari sukabumiupdate-jaringan suara.com
Agen Tunggal Pemilik Merek (ATPM) yaitu Mitsubishi telah selesai melakukan pemeriksaan mobil tersebut. Hasil dari pemeriksaan tersebut yaitu mobil dinyatakan masih bekerja dengan baik secara fisik dan mesinnya.
Untuk mengetahui kondisi sebelum kecelakaan, IPDA Jajat mengatakan perlu dilakukan pemeriksaan airbag ECU. Tetapi untuk pemeriksaan tersebut dibutuhkan waktu 2 bulan. Karena harus dikirim ke produsen yang membuat perangkat yaitu Jepang.
“Alat ini merupakan alat yang dapat merekam peristiwa terakhir yang terjadi dengan kendaraan tersebut. Salah satunya saat menginjak rem, kedalaman pedal saat diinjak rem tersebut, kemudian kecepatan 5 detik terakhir, kemudian juga putaran mesin 5 detik terakhir," jelas Jajat.
Saat ini EH masih dirawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Sukabumi. Pihak kepolisian sudah melakukan konfimasi dengan dokter jika EH masih dalam perawatan rumah sakit karena secara fisik berangsur baik, tetapi secara psikis naik turun.
Baca Juga: Miris! Ayah Ini Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 2 Tahun
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif
-
Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan