News / Nasional
Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:41 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang saat konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BGN menegaskan bahwa informasi mengenai penghentian operasional program Makan Bergizi Gratis adalah tidak benar atau hoaks.
  • Kepala Badan Gizi Nasional memastikan program tetap berjalan sesuai mekanisme resmi guna melayani para penerima manfaat di daerah.
  • Pihak lembaga mengimbau seluruh mitra untuk selalu merujuk pada kanal komunikasi resmi terkait operasional dan kendala di lapangan.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang beredar mengenai penghentian penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN menegaskan kabar tersebut merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, memastikan hingga saat ini tidak ada instruksi resmi dari lembaganya untuk menghentikan operasional dapur MBG maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Ia memastikan kalau program MBG tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan terus melayani para penerima manfaat.

"Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional," kata Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut sejumlah SPPG berpotensi menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.

Informasi tersebut dipastikan bukan kebijakan resmi BGN dan tidak dapat dijadikan rujukan oleh mitra pelaksana program.

Meski mengakui terdapat dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran, Nanik menegaskan hal itu tidak mengubah komitmen pemerintah untuk menjalankan dan memperluas cakupan Program MBG.

"Program MBG tetap berjalan dan terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah," ujarnya.

BGN juga mengimbau seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BGN.

Baca Juga: Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (Suara.com/Riki Chandra)

Nanik meminta seluruh pihak tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas maupun tidak dapat diverifikasi.

"Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," tegasnya.

Lebih lanjut, BGN menyatakan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan guna memastikan distribusi MBG berjalan lancar, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Menurut Nanik, prioritas utama BGN saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan serta memastikan seluruh penerima manfaat tetap memperoleh haknya.

"Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," pungkasnya.

Load More