-
Timnas Oman menantang Indonesia di SUGBK dalam laga debut pelatih baru Tarik Sektioui.
-
Pelatih Oman mewaspadai kombinasi solid antara pemain lokal dan diaspora Belanda di skuad Garuda.
-
Bek Oman, Khalid Al-Braiki, memuji lonjakan prestasi Indonesia yang sukses menembus Kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Ujian berat langsung menghadang nahkoda anyar Timnas Oman, Tarik Sektioui, dalam laga debutnya di tanah megah Jakarta. Skuad berjuluk Al-Ahmar tersebut dijadwalkan menantang kekuatan baru sepak bola Asia, Timnas Indonesia, dalam laga uji coba resmi.
Pertandingan persahabatan internasional ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis malam. Bagi kubu tamu, laga ini bukan sekadar seremoni melainkan sebuah parameter penting dalam mengukur proses rekonstruksi tim.
Arsitek baru Oman menyadari bahwa mengalahkan tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri memerlukan kerja keras ekstra. Komposisi skuad Garuda yang dihuni talenta lokal berbakat dan pemain diaspora dinilai menjadi ancaman yang sangat nyata.
Perpaduan kultur sepak bola tanah air dengan didikan Eropa Barat membuat permainan Indonesia kini jauh lebih bertenaga dan taktis. Kombasi pemain ini yang dinilai membuat performa anak asuh Shin Tae-yong melesat tajam dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami sangat senang berada di sini, di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih, syukran, untuk masyarakat Indonesia dan juga untuk PSSI. Kami disambut dengan sangat baik, dan sekarang sudah seminggu kami berlatih untuk pertandingan berikutnya melawan tim yang bagus seperti Indonesia," kata Tarik Sektioui dalam jumpa pers, Kamis kemarin.
"Tim Indonesia, seperti yang kita semua tahu, memiliki campuran khusus antara pemain Indonesia dan pemain dari Belanda. Jadi, ini adalah tim yang sangat bagus, dan kami yakin kedua tim akan mendapatkan apa yang mereka inginkan dari pertandingan ini," ujarnya menambahkan.
Fokus utama pelatih asal Maroko tersebut saat ini adalah mematangkan chemistry dan adaptasi formasi anak asuhnya sendiri. Kendati demikian, staf kepelatihan Oman menegaskan telah mengantongi video rekaman pertandingan dan memetakan peta kekuatan penuh tuan rumah.
Strategi matang telah disiapkan untuk meredam agresivitas serangan balik cepat yang kerap diperagakan oleh para pemain sayap Indonesia. Penguasaan lini tengah diprediksi akan menjadi kunci utama dalam memenangkan duel sengit di rumput hijau SUGBK.
"Hal yang paling penting bagi saya sekarang adalah untuk mengenal lebih banyak tentang tim saya sendiri daripada tim lain. Tapi itu tidak berarti kami tidak peduli dengan siapa yang akan kami lawan. Kami tahu tim Indonesia, kami telah menonton tim Indonesia, dan kami tahu pemain mereka dan kami tahu bahwa mereka memiliki beberapa kemampuan yang baik," katanya lagi.
Baca Juga: Blak-blakan John Herdman Alasan Coret Marc Klok dari Timnas Indonesia
Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh pilar lini pertahanan Oman yang sudah tidak sabar mencicipi atmosfer atmosfer sepak bola Jakarta. Mereka mengaku telah mengamati sepak terjang luar biasa armada Merah Putih sepanjang tahun ini.
Keberhasilan Indonesia menembus fase krusial di tingkat Asia memicu rasa hormat yang besar dari negara-negara kawasan teluk. Transformasi gaya bermain Garuda dinilai sangat cepat dan adaptif terhadap perkembangan sepak bola modern global.
"Kami di sini sekarang untuk bersiap menghadapi pertandingan yang sangat penting melawan salah satu tim modern. Kami melihat pertandingan mereka di kualifikasi terakhir dan itu adalah tim yang sangat bagus. Jadi, kami sangat senang bermain melawan Indonesia," ucap Khalid.
"And kami juga memulai babak baru dengan staf teknis yang baru, dengan pelatih kepala Tariq Sektioui. Dan kami percaya kami akan mencapai hal-hal besar. Kami juga sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan ini, dan kami sangat senang memiliki pelatih baru kami. Kami memercayainya dan akan sangat menyenangkan untuk melakukan yang terbaik bagi tim," ucapnya.
Agenda FIFA Matchday periode Juni ini mempertemukan dua tim yang tengah berada dalam fase krusial perkembangan sepak bola mereka. Timnas Indonesia bertransformasi menjadi kekuatan baru yang disegani setelah berhasil menciptakan sejarah besar lolos hingga Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Oman baru saja melakukan perombakan di kursi kepelatihan dengan menunjuk Tarik Sektioui demi menyuntikkan filosofi baru. Duel di SUGBK ini menjadi landasan awal bagi Oman untuk mematangkan transisi taktik sekaligus ujian konsistensi bagi tren positif Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
John Herdman Masih Ragu untuk Turunkan Marselino Ferdinan Lawan Oman
-
Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027
-
Kevin Diks Puji Mathew Baker: Potensinya Besar dan Masih Sangat Muda
-
Manchester United Perpanjang Kontrak Kiper Veteran Tom Heaton hingga 2027
-
Pelatih Oman Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan atas Timnas Indonesia
-
Prancis Kalah Memalukan, Rayan Cherki Akui Les Blues Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol
-
Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS
-
Spanyol Ditahan Irak 1-1, Alarm Bahaya La Roja Menyala Jelang Piala Dunia 2026
-
Sinyal Bahaya Timnas Perancis, Tampil Buruk dan Dipecundangi Pantai Gading