Sukabumi.suara.com - N seorang anak berusia 7 tahun yang merupakan warga Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (12/10/2022) hanyut terbawa arus air lada selokan yang berada di Perumahan Bumi Cisaat Pratama, sekitar pukul 15.30 WIB.
Diketahui dari Dindin (34) yang merupakan warga sekitar bahwa sang anak saat itu tengah bermain di selokan, saat air yang ada di selokan sedang deras karena hujan.
"Jadi dia pergi bermain dari rumahnya bawa sepeda, terus main di Selokan dekat Perumahan Bumi Cisaat Pratama. Tiba-tiba airnya besar dan menghanyutkan Anak itu,” Dindin menjelaskan.
Dindin mengatakan, saat itu ada tukang ojek yang sempat menolong. “Sempat mau ditolong sama tukang ojek namun gak ketarik tangannya karena keburu hanyut," ucapnya.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dimulai dari lokasi sekitar sampai dengan Sungai Cijeruk. Hingga malam tadi sang anak masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Pencarian pun akan dilanjutkan pada hari ini, Kamis (13/10).
"Situasi tidak memungkinkan, maka pencarian distop dulu dan dilanjut besok. Besok [pencarian] akan dimulai jam 7 pagi," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat Imam Ismail.
Imam mengatakan jika di hari pertama pencarian ia sudah melakukan penyisiran sejauh 3 kilometer.
"Kita menyisir gorong-gorong yang berada di jalan. Besok pencarian dilanjutkan lagi bersama tim gabungan," jelasnya.
Medi Abdul Hakim selaku Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan jika pencarian saat ini terkendala oleh cuaca dan lainnya. Sehingga untuk sementara pencarian dihentikan.
Baca Juga: Rumah Panggung di Cisaat Sukabumi Hangus Terbakar
"Banyak kendala yang kita hadapi karena aliran sungai ini tertutup jembatan, gorong-gorong, tertutup rumah warga sehingga tim kami harus menyusuri sungai dibantu dengan alat-alat," jelasnya.
“Karena di GWK banyak bebatuan jadi dicurigai ada di sana jadi kita bagi-bagi tim. Kami dibantu dari PMI, Sehati dan lain-lain," sambungnya.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Kronologi Lengkap Helikopter PK-CFX: Dari Menukung hingga Jatuh di Hutan Ekstrem Sekadau
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Menara Galata Tampilkan Sejarah dan Daya Tarik Wisata Istanbul
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!