Sukabumi.suara.com - Hari raya Nyepi merupakan hari besar bagi umat Hindu. Terutama umat Hindu di Bali. Nyepi sendiri merupakan hari raya yang dirayakan setiap tahun baru saka, yang jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX).
Tilem Kesanga (IX) sendiri merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umumnya umat Hindu melakukan pemujaan seuci terhadap dewa-dewa.
Dalam prosesi Nyepi umat Hindu dilarang melakukan beberapa aktivitas yang dapat mengganggu aktivitas ibadah. Nyepi sendiri digunakan sebagai hari untuk mengevaluasi diri serta memohon pada Tuhan untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Untuk itu terdapat 4 pantangan yang dilakukan saat Nyepi yaitu:
1. Amati geni
Dalam amati geni umat Hindu tidak diperbolehkan untuk menyalakan api, lampu ataupun benda elektronik lainnya. Amati geni sendiri memiliki tujuan sebagai bentuk simbolis dari melawan hawa nafsu duniawi.
2. Amati karya
Dalam amati geni tidak diperbolehkan untuk menyalakan api dan elektronik, sedangkan amati karya tidak boleh bekerja. Saat Nyepi umat Hindu diwajibkan untuk fokus beribadah dan introspeksi diri atas segala tindakan yang pernah dilakukan.
3. Amati lelungan
Amati lelungan merupakan larangan dalam berpergian. Umat Hindu dilarang melakukan perjalanan dan harus berdiam diri di dalam rumah untuk fokus beribadah.
4. Amati lelanguan
Amati lelaungan merupakan pantangan untuk bersenang-senang. Saat Nyepi umat Hindu harus menghentikan kesenangan duniawi dan fokus untuk beribadah. Oleh sebab itu jika pada hari Nyepi toko ataupun tempat hiburan tidak ada yang buka.
Itulah pantangan yang dilakukan oleh umat Hindu Bali saat merayakan hari raya Nyepi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda