/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:15 WIB
Jembatan yang menjadi penghubung dua desa di Sukabumi hancur karena luapan air sungai (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Jembatan gantung yang menjadi penghubung dua desa yaitu Desa Cimenteng dan Desa Sinarbentang hancur terbawa arus sungai.

Diketahui jembatan tersebut berada di Kampung Cibodas Hilir RT 03/03 Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, menjadi penghubung dengan Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Jembatan tersebut hancur pada Jumat (21/10/2022). 

Suryana selaku perwakilan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar mengatakan jika putusnya jembatan diperkirakan pukul 15.00 WIB. 

"Hujan deras yang mengguyur wilayah Curugkembar, mengakibatkan Sungai Cibodas meluap dan menggerus jembatan hingga rusak dan putus," ucap Suryana dilansir dari sukabumiupdate-jaringan suara.com. 

Herry Sobar Winara selaku kepala Desa Cimenteng membenarkan berita mengenai rubuhnya jembatan gantung tersebut. Ia mengatakan jika jembatan tersebut tidak bisa digunakan lagi. 

"Sekarang tidak bisa digunakan dan warga terhambat kegiatannya," terang Herry.

Diketahui bahwa jembatan yang berada di atas aliran Sungai Cibodas beralaskan kayu dengan panjang 30 meter dan lebar 1,3 meter tersebut digunakan warga sebagai akses untuk aktivitas sehari-hari seperti bertani, bekerja, dan sebagainya. 

Sumber: sukabumiupdate.com 

Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol, Sabtu (22/10); Valencia Tantang Mallorca, Madrid Siap Kembali Raih Kemenangan Kontra Sevilla

Load More