Sukabumi.suara.com - Kekayaan dan hidup gelimang harta yang saat ini dirasakan oleh YouTube Atta Halilintar nyatanya sangat berbanding terbalik dengan keadaanya dulu.
Diceritakan oleh Atta Halilintar sendiri kala menjadi bintang tamu di kanal YouTube dr Richard Lee, suami Aurel Hermansyah tersebut mengenang masa susahnya dulu.
Saking susahnya, Atta bahkan harus putus sekolah di kelas 1 SMP karena tidak adanya biaya. Ditambah lagi dengan posisinya sebagai anak sulung yang memiliki banyak adik, Atta akhirnya memutuskan untuk mencari nafkah di usia belia.
"Adik ku kan dulu sudah 9 sampai sekarang kan sudah 10. Aku anak pertama dari sebelas bersaudara jadi aku milih biar adik aku aja yang sekolah aku cari duit," uhar Atta Halilintar.
Keinginannya untuk bisa lulus SMP membuatnya mengikuti program kejar paket C. Akan tetapi malang nasib Atta saat itu. Ia tidak bisa menebus ijazah paket C lantaran biayanya mahal.
"Jadi aku akhirnya ambil paket C. Cuma sampai sekarang nggak ada ijazahnya. Aku ikut paket C tapi buat cairin ijazah harus bayar dulu. Saat itu berapa juta gitu baru bisa ambil," imbuhnya.
Lagi-lagi kendala biaya membuatnya tidak bisa memperoleh ijazah SMP.
"Waktu itu kan nggak kayak sekarang yaa udah bayar aja. Dulu waktu aku masih nggak mampu. Jadi walau udah kelar Paket C aku nggak bisa ambil karena nggak mampu," pungkasnya.
Baca Juga: Johanis Tanak Jelaskan Soal Restorative Justice untuk Koruptor
Berita Terkait
-
Hotman Paris Cecar Sumber Kekayaan Ustadz Yusuf Mansur, Warganet: Pengemis Berkedok Sedekah
-
Aurel Hermansyah Ingin Program Hamil Anak Kembar: Aku Mau Anak 5, Banyak Nggak?
-
Diisukan Fuji dan Thariq Tidak Direstui Gen Halilintar, Atta Halilintar Akhirnya Buka Suara: Kalo Dia Gak Bahagia Ngapain..
-
Atta Halilintar Tanggapi Isu Thariq Halilintar dan Fuji Tak Direstui: Aku Jarang Ngobrol Soal Itu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing