Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (8/10/2022) dini hari polisi berhasil menangkap seorang pemuda yaitu DB (19). Pelaku berhasil ditangkap oleh polisi saat dirinya berada di pinggir Jalan Subangjaya, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
DB sendiri diketahui merupakan warga Warudoyong, Kota Sukabumi. Ia ditangkap karena sebagai terduga pengedar obat-obatan keras.
Dari tangan DB polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yaitu sebanyak 9.000 butir hexymer, 2.000 butir tramadol, cairan HCI 50 miligram, satu unit telepon genggam, satu jaket sweter, satu tas warna hitam, dan uang sebanyak Rp 100 ribu yang diduga sebagai uang hasil penjualan.
AKP Yudi Wahyudi selaku Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota mengatakan jika penangkapan pemuda terduga pengedar obat farmasi ilegal berhasil dilakukan ketika salah seorang aparat kepolisian berhasil memancingnya keluar. Aparat kepolisian tersebut berpura-pura menjadi seorang pembeli obat-obatan keras tersebut.
"Kemarin kami berhasil mengamankan terduga pelaku pengedar sediaan farmasi tanpa izin," ucap Yudi pada Rabu (9/11) dilansir dari sukabumiupdate.com- jaringan suara.com.
"Penangkapan terduga pelaku dilakukan hasil pengembangan. Anggota kami di lapangan coba memancing pelaku untuk bertransaksi. Alhamdulillah pelaku terpancing hingga bisa kami amankan di pinggir jalan," lanjut Yudi.
Untuk saat ini terduga pelaku masih diamankan oleh Mapolsek Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini polisi masih melakukan proses penyidikan terhadap pelaku.
Pelaku akan terancam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2009 yang membahas mengenai Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Sumber: sukabumiupdate.com
Baca Juga: Seorang Lansia di Sukabumi Tewas dan Ditemukan dalam Keadaan Terikat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bukan Timnas Indonesia, Persib Bandung Punya Wakil di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Novel Woman at Point Zero, Kebebasan Sejati di Balik Jeruji Besi
-
Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?
-
Profil dan Pangkat 3 Prajurit TNI yang Gugur akibat Serangan Israel
-
ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
John Herdman Blak-blakan: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!