Sukabumi.suara.com - Pengakuan Norma Risma melalui kanal YouTube Denny Sumargo beberapa waktu yang lalu mengenai perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya dengan ibu kandungnya sendiri beberapa waktu silam hingga berujung pada hubungan badan pada akhirnya memicu rasa tidak terima dari pihak Rozy, mantan suami Norma Risma.
Rozy mengklarifikasi melalui video tiktok yang dibuatnya. Ia melalui video tiktok tersebut, menyanggah pernyataan Norma Risma beberapa waktu yang lalu. Ia berujar banyak pernyataan dari Norma Risma yang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.
"Oke disini saya mau klarifikasi video norma sama bang densu. dari semua statement si norma, itu banyak yang tidak benar. setelah saya melihat semua video di youtubenya bang Densu, semua statement dari norma itu sama sekali tidak benar,” kata diduga Rozy dikutip dari Instagram insta.nyinyir.
Lebih lanjut Rozy menegaskan bahwa dirinya hanya berhubungan badan sekali dengan mertuanya karena khilaf. Tidak seperti pernyataan Norma Risma yang menyebutnya berkali-kali melakukan hubungan badan dengan mertuanya.
“Saya hanya sekali melakukan hubungan dengan mertua saya dan itu hanya sekali. Itupun saya khilaf dan saya minta maaf. saya sudah minta maaf sama norma dan juga ayah mertua saya,” katanya.
Untuk itu, ia meminta kepada warganet untuk berhenti menghujat dirinya karena pernyataan yang dilontarkan oleh mantan istrinya tidk sesuai dengan kenyataan yang ada.
“Jadi untuk kalian netizen tolong stop menghujat saya karena kalian tidak tau apa cerita yang sesungguhnya. jadi jangan hanya percaya dengan perkataan norma,” pungkas diduga mantan suami Norma Risma, Rozy.
Sebagai informasi, pihak keluarga Rozy juga telah melaporkan Norma Risma ke Polda Banten atas pencemaran nama baik. Pihak keluarga merasa Rozy dirugikan atas pernyataan Norma Risma beberapa waktu yang lalu melalui kanal YouTube Denny Sumarsono yang pada akhirnya membuat Rozy menjadi depresi dan kehilangan pekerjaannya.
Berita Terkait
-
Viral Korban Pencurian Motor Untung Besar dan Ucapkan Terima Kasih Ke Pencuri Motornya, Ternyata Gegara Ini
-
Pihak Rozy Bantah Berzina, Laporkan Norma Risma ke Polda Banten Atas Pencemaran Nama Baik
-
Gempar! Selama 11 Tahun, Anak Ini Rawat Ibu Alami Gangguan Jiwa di Rumah Mewah Terbengkalai Tanpa Listrik
-
Pengurus RT Ungkap Penyebab Rumah Mewah Eny Tak Terurus Hingga Ditumbuhi Semak Belukar
-
Rela Antre 2 Jam di Tengah Salju Demi Beli Kue Oliebollen di Belanda, Saat Dapat: Ternyata Cuma Odading
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah