Sukabumi.suara.com - Drone Shahed Buatan Iran mungkin sudah melampaui drone Bayraktar TB2 buatan Turki dalam hal efektivitas dan popularitas saat digunakan Rusia untuk meluluhlantakkan pasukan Ukraina.
Pada bulan-bulan awal konflik, drone Bayraktar TB2 berperan penting bagi militer Ukraina dalam menghancurkan kolom lapis baja Rusia dan pasukan yang berbaris menuju ibu kota Kyiv.
Media sosial pun diramaikan oleh video tank Rusia, sistem pertahanan udara, dan truk pasokan yang dihancurkan oleh serangan artileri yang dibantu Bayraktar TB2.
Bayraktar pun jadi cerita rakyat Ukraina terhadap invasi Rusia.
Rakyat Ukraina bahkan membuat lagu rakyat tentang Bayraktar TB2. Mungkin jadi salah satu lagu pertama yang pertama ditulis mengenai drone tempur yang diunggah ke YouTube pada 1 Maret 2022.
Bayraktar TB2 pun jadi lebih dari sekedar peralatan militer karena drone ini sudah jadi inspirasi orang Ukraina untuk berdiri teguh melawan agresi Rusia.
Misalnya, pasukan polisi Ukraina menamai anak anjing Gembala Jerman 'Special Bayraktar' karena kemampuannya menggonggong dan memperingatkan orang lain soal ledakan yang akan datang.
Kebun Binatang Kyiv juga memberi nama bayi lemur 'Bayraktar'.
Namun, sekarang sudah berubah ketika perang bergeser ke wilayah Donbas di Ukraina Timur, di mana pasukan Ukraina tampaknya enggan menggunakan Bayraktar TB2 karena beberapa drone ini mulai ditembak jauh oleh sistem rudal permukaan ke udara (SAM) Rusia.
Rusia Pecundangi Bayraktar
Dua pilot pesawat tempur Ukraina dalam sebuah wawancara pada Juni 2022 mengatakan bahwa Bayraktar TB2 sudah menjadi "hampir tidak berguna" dalam menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh pertahanan udara Rusia di wilayah Donbas timur.
Jurnalis Rusia Alexander Stepanov melaporkan bahwa sistem pertahanan udara seri Tor-M2, S-300 dan Buk Rusia yang dikerahkan di Republik Rakyat Luhansk (LPR) telah sangat efektif dalam mencegat drone tempur Ukraina, termasuk drone Bayraktar.
Komandan Baterai Tor-M2 Rusia bernama Vladislav, yang ditempatkan di LPR, juga mengatakan bahwa tidak sulit bagi awak pertahanan udara untuk mendeteksi drone Bayraktar karena ukurannya yang besar.
Tugas utama tim, kata Vladislav, adalah menabrak Bayraktar pada jarak semaksimal mungkin sebelum dapat meluncurkan rudal jarak jauh.
Vladislav menjelaskan bahwa baterai Tor-M2 bisa mencegat target udara musuh dan awak sistem senjata lain, seperti sistem pertahanan udara Buk-M2 dan S-300.
Tag
Berita Terkait
-
35 Drone Shahed Buatan Iran Dipakai Rusia untuk Serang Ukraina
-
Putin Terancam Dikhianati Para Jenderalnya
-
Serangan Baru Zionis Israel Tewaskan 12 Orang di Gaza, Termasuk Komandan Tertinggi Gerakan Jihad Islam
-
Pidato Keras Putin ke Barat: Ideologi Superioritas Pada Dasarnya Menjijikkan, Kriminal dan Mematikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil
-
Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota