Sukabumi.suara.com - Lagu Shopee Maszeh yang dinyanyikan pedangdut Happy Asmara dalam waktu singkat langsung meroket di media sosial dan kalangan pencinta musik dangdut. Padahal lagu tersebut baru diluncurkan pada Senin (29/5/2023).
Memang pada minggu sebelumnya, Happy sempat mengunggah sebuah Instagram reels di akunnya @happy_asmara77. Pada video tersebut, Happy menuliskan
"Wis bosen karo kopi? Tenang, ana sing anyar dariku" yang artinya "Sudah bosan dengan kopi? Tenang ada yang baru dariku."
Fanbase Happy Asmara, yang menamai dirinya Pashati alias Pasukan Happy Asmara Sejati, langsung memburu postingan Happy tersebut.
Sebanyak 1.000 komentar dari fanbes Happy bertanya-tanya apa yang jadi hal baru yang dimaksud Happy di video terebut.
Pasukan Happy Asmara Sejati alias Pashati, sontak memburu postingan Happy tersebut. Di antara hampir 1.000 komentar, banyak yang bertanya-tanya apa hal baru yang dimaksudkan Happy di video tersebut.
“Aku tim kopi ireng duuuungs… tp ga nolak lhooo kl ada yg anyar dr mbak’e cantik @happy_asmara77 ” tulis @may.mdm.
“Dadi penasaran, opo sing anyar dari mba cantik niihh” kata @srirenys.
“Sing anyar luwih ambyarrrrr…” ujar @tati_htn.
Setelah dihujani rasa penasaran warganet, akhirnya pada Senin (29/5), Happy Asmara mengunggah video musik atau MV baru di kanal YouTube Happy Asmara Music, Instagram @happy_asmara77, dan TikTok @happyasmara. Lagu terbarunya itu berjudul Shopee Maszeh.
“Tuku opo wae, Shopee Shopee maszeh. Mesti gratis ongkir, Shopee Shopee maszeh. Nggon blonjo sing mantep, Shopee Shopee maszeh.”
Begitu potongan lagu terbaru Happy Asmara - Shopee Maszeh yang artinya, “Beli apa saja, Shopee Shopee maszeh. Pasti gratis ongkir, Shopee Shopee maszeh. Tempat belanja yang mantap, Shopee Shopee maszeh.”
Hanya dalam waktu sehari setelah dirilis, MV Happy Asmara - Shopee Maszeh di YouTube sudah ditonton hampir 3 juta kali.
Hingga Kamis (1/6), video tersebut pun sudah menerima hampir 10.000 komentar dari warganet dan disukai oleh lebih dari 15.000 akun.
Berita Terkait
-
Pertahankan Tradisi Leluhur, Kampung Adat di Sukabumi Ini Ternyata Punya PLTA dan Stasiun Telivisi Sendiri
-
Hari Ini, Layanan SIM Keliling di Kota Sukabumi Digelar di Depan BPR Supra dan Kantor Kecamatan Citamiang
-
Cepot Ikon Motocross dari Sukabumi
-
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?