Sukabumi.suara.com - Konflik antara Denny Sumargo dan Verny Hasan tampaknya telah mencapai babak baru dengan berita perdamaian yang baru-baru ini diumumkan oleh Denny Sumargo.
Konflik ini berawal dari hasil tes DNA pada tahun 2019 yang menunjukkan bahwa Denny Sumargo bukan ayah kandung dari anak Verny Hasan.
Setelah serangkaian perdebatan dan kontroversi seputar hasil tes DNA, Denny Sumargo mengumumkan bahwa Verny Hasan telah meminta maaf kepadanya.
"Dia udah minta maaf dan gua juga bilang 'iya saya maafkan'," imbuh Denny Sumargo dilansir dari tayangan Insertlive, Sabtu (16/9/2023).
Verny awalnya bersikeras untuk melakukan tes DNA kedua dan mengusulkan agar tes tersebut dilakukan di Singapura, sesuai dengan pilihannya.
Namun, sekarang Verny Hasan telah meminta maaf, dan Denny Sumargo telah menerimanya.
Ini adalah kabar baik bagi mereka yang mengikuti kontroversi ini, karena perdamaian adalah langkah positif menuju penyelesaian yang lebih baik.
Denny Sumargo juga menekankan pentingnya niat baik dalam perubahan.
Dia memberi saran kepada Verny Hasan bahwa jika seseorang benar-benar ingin berubah, perubahan tersebut harus dilakukan dengan cara yang baik dan positif.
Baca Juga: Duh! Kebakaran Gunungan Sampah di TPA Putri Cempo Solo, Siap-siap Polusi Udara
Konflik ini juga telah menimbulkan kerugian, terutama dalam hal pencemaran nama baik.
Pernyataan dan kontroversi yang tersebar di media sosial selama ini telah memengaruhi citra dan penilaian orang terhadap Denny Sumargo.
Dalam pengumuman perdamaian ini, Denny Sumargo juga menyoroti bahwa ibunya sangat panik dan sedih ketika berita lama ini muncul kembali.
Ini menunjukkan dampak emosional yang besar dari konflik ini terhadap keluarga dan orang-orang terdekat.
Meskipun Verny Hasan telah meminta maaf, belum ada kejelasan apakah tes DNA akan dilanjutkan atau dibatalkan.
Mungkin ini adalah langkah pertama menuju penyelesaian yang lebih baik dan damai bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik ini.***
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
-
19 Kode Redeem FC Mobile 28 Februari 2026, Waktunya Panen Raya Ribuan Permata
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?