Suara Sumatera - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate diamuk loyalis Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di media sosial Twitter. Semua kejadian bermula saat Menteri dari Partai Nasdem itu mendampingi Anies Baswedan menggelar safari politik ke Papua.
Anies Basewedan menyambangi sejumlah daerah di Papua untuk memenuhi sejumlah agenda. Dia juga menghadiri perayaan Natal Nasional Partai NasDem di Auditorium Universitas Cenderawasih, Papua.
Sementara itu, serangan di media sosial terhadap Menteri Kominfo diluncurkan Jhon Sitorus melalui akun Twitter @Miduk17.
"Johnny Plate masih Menteri Kabinet Indonesia Maju kan? Lalu untuk apa dia ikut KAMPANYE Capres #BapakPolitikIdentitas di Papua?" cuit Jhon, dikutip pada Minggu (11/12/2022).
"Ini MEMALUKAN untuk Partai NASDEM, ga punya ETIKA politik. Ini keterlaluan, AJI MUMPUNG namanya. Orang-orang MISKIN INTEGRITAS mesti DIPECAT," tulisnya, dikutip dari Wartaekonomi.co.id.
Jhon juga meluapkan kemarahannya di unggahan terpisah. Dia menyoroti peran menteri yang semestinya membantu presiden mengatasi masalah rakyat alih-alih mengekori safari politik seorang bacapres.
Jhon juga mendesak Johnny untuk mundur saja dari jabatannya. Apalagi karena belakangan posisi Partai NasDem di koalisi pemerintahan Jokowi memang seolah semakin berada di ujung tanduk.
"Menteri itu membantu TUGAS PRESIDEN, bukan membantu Tugas Bapak Politik Identitas. Bila merasa tak mampu BEKERJA untuk Rakyat dan ingin KAMPANYE saja, MUNDUR adalah pilihan paling bijaksana. Semakin lama duduk di kabinet, semakin menunjukkan miskinnya INTEGRITAS," tegas Jhon.
Pemilik akun tampak mengunggah foto-foto lawatan Anies yang memperlihatkan sosok Johnny. Namun ia dengan sengaja menutupi wajah Anies dengan stiker.
Baca Juga: Anies Baswedan Tak Jual Visi-Misi karena Bisa Dikarang: Kami Tawarkan Rekam Jejak
Cuitan Jhon Sitorus sendiri membuat tanggapan publik terbelah. Sebagian pihak mengamini apa yang disampaikan, mengingat Johnny G Plate saat ini masih aktif menjabat sebagai Menkominfo.
Sebagian malah berbalik mengkritik Jhon Sitorus yang dianggap standar ganda. Publik lalu beramai-ramai "menyeret" Menteri BUMN Erick Thohir yang dijadikan panitia pernikahan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang diselenggarakan akhir pekan ini.
"Baiknya nasdem keluar dari koalisi, jangan jadi ban**," komentar netizen.
"Lo makin lama sepertinya makin GOB*** ya jhon??? Itu menteri yang ikut-ikut dalam penrikahan anak Pak Jokowi gak lo komentarin jhon?" sindir netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Safari Anies Baswedan Dijegal, Rocky Gerung Tidak Terima: Batalkan Juga Perkawinan Kaesang!
-
Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu RI, Gegara Dituding Berkampanye Saat Safari Politik di Aceh
-
Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Buat Safari Politik, Sah-Sah Saja?
-
Skak Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Safari Politik ke Padang, Komisaris Perusahaan BUMN: Punya Cukong Oligarki!
-
Ogah Polisikan Kasus Pelemparan Telur, Relawan Anies: Harusnya Polisi Bertindak Tanpa Laporan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026