/
Selasa, 13 Desember 2022 | 13:37 WIB
Sidang Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara Sumatera - Cerita tentang pelaku pembunuhan Brigadir J masih terus diperbincangkan publik. Lebih-lebih Bharada E, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Kuat Ma'ruf.

Kekinian, beredar informasi yang menyebutkan bahwa Richard Eliezer atau Bharada E mengaku  mendapatkan pelecehan seksual dari Putri Candrawathi.

Kabar itu diunggah sebuah kanal YouTube. Dalam narasinya, Bharada E mengalami pelecehan dari istri Ferdy Sambo itu.

Sementara itu, thumbnail video menampilkan suasana persidangan di mana ada hakim, Bharada E, Putri Candrawathi, Ferdy Sambo, dan polisi.

"IBU PC PERKOSA SAYA PAK PENGAKUAN BARADA E. BIKIN SAMBO NGAMUK TAK KARUAN" begitu bunyi narasi yang beredar.

"IBU PC PAKSA SAYA PAK PENGAKUAN BARADA E, BIKIN SAMBO NGAMUK HINGGA ANCAM BEGINI??"

Cek Fakta: Bharada E ngaku dilecehkan Putri Candrawathi, benarkah? (sumber: YouTube)

Benarkan kabar tersebut?

Mengutip Cek Fakta Suara.com, video tersebut tak berisi mengenai informasi pengakuan Bharada E dilecehkan oleh Putri Candrawathi.

Berbeda dengan thumbnail, video itu hanya menampilkan artikel dari Teras Gorontalo yang berjudul "Pertanyaan Ronny Talapessy Buat Ferdy Sambo Tak Berkutik 'Saya Tidak Bisa Menjawab'.." tayang pada 8 Desember 2022.

Baca Juga: Putri Candrawathi Disinggung Pencucian Uang karena Bikin Rekening Pakai Nama Brigadir J

Artikel itu justru malah membahas pertanyaan pengacara Bharada E, Ronny Talapessy yang tidak bisa dijawab oleh Ferdy Sambo di persidangan.

Pertanyaan itu terkait dengan pertanggungjawaban mantan Ferdy Sambo terhadap ajudannya yang terseret kasus pembunuhan Brigadir J.

Kesimpulan

Melalui penjelasan di atas, maka informasi yang menyebutkan bahwa Bharada E mengaku dilecehkan oleh Putri Candrawathi adalah salah.

Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Tag

Load More