Suara Sumatera - Sosok Anies Baswedan makin berkibar meski terjadi beberapa upaya yang dinilai dijegal dalam keinginannya berkontestasi di Pilpres 2024.
Dugaan jegal dimulai dari adanya peristiwa telor busuk di Aceh, lalu persoalan kunjungan yang kemudian berujung pelaporan ke Bawaslu.
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai Anies akan terus berkibar meski akan terus dijegal. Bahkan lawannya pun sudah makin tidak percaya diri, dengan hal-hal yang tidak substantif untuk “menyenggol” Anies.
Menurut Refly hal-hal demikian harus mulai ditinggalkan dan beralih pada adu gagasan antara sesama kandidat.
Yang terjadi menurut Refly ketika hal yang tak substantif dijadikan alat untuk membusukkan lawan politik maka pemilu yang berkualitas tak akan ada.
“Semakin hal yang tidak substantif dikemukakan semakin menunjukkan lawan Anies Baswedan sudah makin tidak percaya diri mampu berkibar seperti Anies,” ujar Refly melalui kanal Youtube
“Kalau misalnya hanya dengan mobiliasi atau black campaign untuk mengalakan Anies, Kita tidak akan meliat sebuah pertarungan menarik,” ungkap Refly.
Refly meminta kandidat-kandidat lain untuk percaya diri dalam menjalani kontestasi membawa gagasan bukan hal remeh temeh yang hanya buat gaduh suasana.
“Jangan sampai kemudian satu didukung rakyat, satu didukung istana, satu didukung konglomerat,” tambahnya.
Baca Juga: Sebagai Senior, Lakukan 5 Hal Ini saat Ada Karyawan Baru
Dia pun mengigatkan calon penantang, agar percaaya diri jika ia didukung rakyat bukan hanya didukung buzzer.
"Prabowo juga harus percaya diri didukung rakyat bukan hanya istana, sehingga kita baru bisa melihat pertarungan yang meraik dalam pilpres kedepan,” jelasnya.
Anies Baswedan pun diketahui sudah melakukan kunjungan di sejumlah daerah, mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Kepualauan Riau, Papua hingga Makassaar.
Anies menjanjikan akan melakukan kunjungan di sejumlah wilayah lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pedas! Refly Harun Nyinyir Heru Budi Hartono Cuma Pj Gubernur Hasil Giveaway
-
Anak Buah Prabowo Caci Anies Kacang Lupa Kulitnya, Lupa 'Tikungan Tajam' Jokowi Pada 2014?
-
Loyalisnya Saling Serang, Pengamat Malah Sarankan Anies Baswedan Jadi Cawapres Prabowo Subianto
-
CEK FAKTA: Menkominfo Johnny G Plate Dipecat Jokowi, Akibat Kampanyekan Anies Baswedan Pakai Uang Negara, Benarkah?
-
'Dia Gubernur Giveaway', Refly Harun Anggap Heru Budi Tak Sopan Obok-obok Karya Anies di Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa
-
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
-
Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba
-
Nakes Viral Komentar Nir-empati ke Pasien BPJS, Pakar UGM Ingatkan Sanksi Etik Menanti