Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, mengaku diperkosa oleh Brigadir Yosua Hutabarat saat persidangan beberapa waktu lalu.
Namun pengakuan Putri Candrawathi itu diragukan Aktivis Jaringan Pembela Hak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Ratna Bantara Muti.
Ratna mengatakan, pihaknya tidak bisa langsung menyatakan dukungan terhadap Putri Candrawathi sebagai korban kekerasan seksual karena ada inidikasi kebohongan dan obstruction of justice.
"Dan dia (Putri) juga terlibat dalam, fakta persidangan bukan hanya sebagai ibu rumah tangga biasa tapi dia juga bagian dari merencanakan skenario. Dan skenario dia gagal," kata Ratna saat diwawancarai Rossi dikutip di Youtube Kompas TV.
Sebagai pendamping korban kekerasan seksual, Ratna mengatakan, memang harus percaya dengan keterangan korban. Kecuali lanjutnya ada indikasi-indikasi yang membuat ragu bahwa dia sebagai korban. "Dan indikasi-indikasi itu banyak di dalam kasus Bu PC ini," tuturnya.
Ratna juga menjelaskan mengenai relasi kuasa dalam kasus Putri Candrawathi ini. Selama ini kata Ratna, pihaknya selalu di depan ketika perempuan menjadi subordinat dari pelaku kekerasan seksual.
"Kita bisa lihat relasi kuasa di kasus PC siapa yang berkuasa? siapa yang punya uang, siapa yang punya privilage," ujar dia.
Menurut Ratna, kasus Putri Candrawathi ini adalah sebuah pengecualian dari mayoritas kasus kekerasan seksual yang dialami perempuan.
Sehingga, kata Ratna, Putri Candrawathi tidak bisa disamakan dengan korban-korban kekerasan seksual lainnya. Mayoritas korban kekerasan seksual ujar Ratna, memang lemah dari relasi kuasa dengan pelaku dan bukan orang kelas menengah atas yang juga sulit mendapatkan akses informasi.
Baca Juga: Dikritik Sana-sini, KSP Tegaskan KUHP Tidak Bungkam Demokrasi
"Kalau PC ini banyak sekali privilage. Siapa suaminya? dan dia itu ada 8 ajudan yang melayani. Bayangkan suami istri dilayani 8 orang yang harusnya mereka bisa bekerja untuk masyarakat daripada satu keluarga," ujarnya.
Ratna kemudian dengan tegas mengatakan bahwa Putri Candrawthi tidak mencerminkan mayoritas korban perempuan yang sering ia dampingi.
"Banyak kejanggalan. Korban perkosaan pasti secara fisik dan psikis akan menimbulkan depresi dan trauma ada ga yang meminta ketemu dengan pelakunya belum lama kejadiannya," kata Ratna.
Tag
Berita Terkait
-
Martabat Keluarga Hancur! Ini 5 Perintah Ferdy Sambo ke Hendra Kurniawan Usai Bertemu Kapolri soal Kasus Brigadir Yosua
-
Deretan Pengakuan Irfan Widyanto, Si Peraih Adhi Makayasa Ini Sampai Disemprot Jaksa
-
Hendra Kurniawan Klaim Tak Pernah Perintah Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Kompleks Sambo
-
Tegang! Jaksa Vs Pengacara Ribut Di Sidang Obstruction Of Justice Ada Yang Sampai Acungkan Jempol Ke Bawah
-
Ngaku Diperkosa Sampai Setengah Pingsan, Celana Dalam Putri Candrawathi Jadi Misteri: Siapa yang Pakaikan?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026