Suara Sumatera - Pelaku pengeroyokan terhadap Ketua Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan, Idris Sanur (56) akhirnya ditangkap jajaran Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (4/1/2023).
Diketahui, penganiayaan tersebut terjadi di rumah Idris Sanur yang sekaligus tokonya di daerah Tarok, Bukittinggi pada Senin (2/1/2023).
Kapolresta Bukittinggi AKBP Wahyuni menyampaikan salah satu tersangka merupakan emak-emak berinisial BR (37).
"Sedangkan untuk tersangka lainnya bernama Salman masih dalam pencarian pihak Kepolisian," ujar AKBP Wahyuni dikutip dari Covesia.com--jaringan Suara.com, Kamis (5/1/2023).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi AKP Fetrizal menjelaskan bahwa motif pengeroyokan terkait masalah hutang piutang tersangka dengan korban.
"Motif pelaku melakukan penganiayaan dikarenakan korban Idris Sanur tidak membayar utang kepada pelaku dan tidak ada hubungannya dengan politik," jelas Kasat Reskrim.
Kasat juga memaparkan bahwa pada saat kejadian, tersangka BR dan Salman mendatangi toko milik korban untuk menanyakan hutang korban.
Di saat itu terjadi pertengkaran mulut antara tersangka BR dan korban, yang kemudian tersangka Salman menghampiri keduanya dan langsung memukul kepala korban secara berulang kali.
Idris Sanur lalu terjatuh kemudian dipukul oleh tersangka BR yang mengakibatkan korban terluka di bagian kepala.
Baca Juga: 3 Keuntungan Jadi Orang Perfeksionis, Lebih Termotivasi
Pada saat kejadian tersangka BR juga adu mulut dengan istri korban yang sempat dilerai oleh tersangka Rudi.
Kemudian tersangka BR melempar handphone milik istri korban dari lantai 2 rumah korban.
"Melihat masyarakat sudah ramai tersangka langsung pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut," katanya.
Atas perbuatan tersangka, lanjut Kasat, tersangka terancam pasal 170 ayat (1) barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.
Diketahui sebelumnya, korban Idris Sanur, seorang pengusaha yang juga Ketua Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan dianiaya di rumahnya daerah Tarok, Bukittinggi pada Senin (2/1/2023).
Pelaku sempat memukulkan sendok semen ke wajah korban. Kala itu para pelaku sengaja datang ke Bukittinggi untuk menagih utang ke korban.
Dari keterangan tersangka, utang sebesar Rp21 juta itu sudah terjadi sejak 2021 dan beberapa kali ditagih namun belum dibayarkan.
Korban pernah memberi giro kepada tersangka, namun ternyata tidak memiliki ketersediaan uang di dalamnya.
Akibatnya, pelaku emosi hingga terjadi cekcok dan direkam oleh istri korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN