/
Jum'at, 06 Januari 2023 | 11:11 WIB
Kolase Anies Baswedan dan Fahri Hamzah (Istimewa)

Suara Sumatera - Mantan politisi PKS, Fahri Hamzah, kerap menyerang Capres Partai Nasdem, Anies Baswedan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, Waketum Partai Gelora itu sampai dikecam sejumlah loyalis lantaran terlalu menyerang Anies.

Banyak pihak menyarankan Fahri Hamzah fokus mempersiapkan Partai Gelora menyonsong Pemilu 2024, ketimbang menyerang Anies.

Usut punya usut, Fahri menyerang Anies diduga lantaran perbedaan jagoan di Pilpres mendatang. Kabarnya, Fahri ingin Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade. Menurut Andre, Fahri pernah menyebut sudah waktunya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi presiden di Pemilu 2024.

Bahkan menurutnya, Fahri pernah mengibaratkan Prabowo seperti Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Diketahui Anwar berjuang begitu keras dan selama bertahun-tahun sebagai oposisi pemerintahan, hingga sekarang akhirnya menduduki kursi PM.

Menurut Andre, Fahri menyatakan hal itu ketika mereka menjalani ibadah Umrah, apalagi karena kebetulan keduanya menginap di hotel yang sama.

"Bang Fahri menganggap Pilpres 2024 ini Pak Prabowo akan menjadi Anwar Ibrahim Indonesia, di mana kemenangan akan datang ke Pak Prabowo," tutur Andre dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Kamis (5/1/2023).

Fahri rupanya menilai Prabowo adalah politisi paling matang, berpengalaman, dan siap memimpin Indonesia setelah pemerintahan Presiden Joko Widodo berakhir tahun 2024.

"Beiiau banyak memberikan masukan untuk kemenangan Pak Prabowo di Pilpres 2024," jelas Andre.

Baca Juga: Fahri Hamzah Terus Menjegal Anies Baswedan, Ingin Dukung Sosok Ini Jadi Presiden 2024

Menariknya bukan hanya Fahri yang menyebut Prabowo berpotensi menjadi pemenang Pemilu 2024. Sebab Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur juga pernah meramalkan sang Menteri Pertahanan akan menjadi presiden di masa tuanya.

Kesaksian ini seperti disampaikan cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan ketika Prabowo bersilaturhami dalam rangka merayakan Hari Idul Fitri.

"Saya mengutip ucapannya Gus Dur, beliau pernah mengatakan Pak Prabowo jadi presiden di usia tua. Insya Allah 2024," kata Gus Irfan.

Menurut Gus Irfan, Gus Dur juga pernah menyebut Prabowo sebagai sosok yang paling ikhlas terhadap masyarakat Indonesia. "Ya banyak lah (hal) menunjukkan betapa dia ikhlas betul kepada rakyat Indonesia," terang Gus Dur saat itu.

Di sisi lain, Partai Gerindra meyakini Prabowo sangat mampu untuk mengembalikan kejayaan Indonesia hingga dijuluki "Macan Asia". Partai Gerindra sendiri sudah memastikan akan mengusung Prabowo sebagai capres 2024.

DISCLAIMER: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Tag

Load More