Suara Sumatera - Ibunda Abidzar Al Ghifari, Pipik Dian Irawati menceritakan soal sang anak yang kini terjun ke seni peran.
Menurut wanita yang kerap disapa Umi Pipik itu, dirinya selalu memberikan batasan kepada Abizar saat pengambilan adegan dalam film.
Hal itu, Umi Pipik ungkapkan saat ditemui pada acara Gala Premier “Balasa Si Roy” di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023) malam.
"Oh iya (memberikan batasan adegan untuk Abidzar). Baik itu film atau serial, semuanya saat dia dapat tawaran, dia kasih tahu dulu ke saya. Ada skrip misalnya, saya baca dulu," ujar istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori tersebut.
Umi Pipik mengatakan apabila ada adegan vulgar yang diperankan Abidzar, ia menyarankan diganti stuntman atau peran pengganti.
"Saya bilang sama managemennya, kalau ada adegan yang vulgar, tolong digantiin. Pakai stuntman. Dan mereka mengiyakan," sebutnya dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, Umi Pipik mengatakan bahwa dirinya sudah berpesan kepada Abizar untuk menjadikan dunia hiburan sebagai jalan dakwah.
Pipik juga bangga, meskipun Abidzar kini disibukkan dengan proses syuting namun putranya itu tak lupa untuk selalu beribadah.
"Saya bilang, kalau sudah terjun ke dunia hiburan, jadikan dunia kamu sebagai jalan dakwah kamu. Jangan kamu merasa lebih baik. Tapi dengan kita bicara hal-hal baik kan bisa sebagai dakwah," ujar Pipik.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Peristiwa 1965 Bukan Untuk Bangkitkan Komunisme
"Alhamdulillah di syuting ini, saya banyak dapat informasi dari orang-orang sekitar tempat dia syuting di Banten. Selagi break, dia sering pegang al-quran, dibaca," sambungnya.
Abidzar Al Ghifari sendiri merupakan anak kedua dari Pipik Dian Irawati dan almarhum Ustaz Jefri Al Buchori. Abizar pun ditunjuk untuk memerankan karakter Roy dalam “Balada Si Roy”.
Film yang diangkat dari novel karya Gol A Gong itu berkisah tentang Roy yang merupakan murid baru pemberontak yang harus beradaptasi dengan kehidupan barunya di kota pesisir kecil.
Perjuangan di kota kecil membawanya pada perjalanan pencarian jati diri, persahabatan, cinta dan menunjukkan wajah asli masyarakat Indonesia di tahun 1980-an.
Kala itu, novel tersebut cukup sukses dan banyak dikenal masyarakat Indonesia. Bahkan saat itu novel “Balada Si Roy” sudah terjual hingga lebih dari 300 ribu eksemplar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
PB ESI Bentuk Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026
-
Jerit Warga Pelosok Sukabumi Cari Gas Melon: Harga Tembus Rp 30 Ribu, Dapur Terancam Tak Ngebul
-
Aldi Satya Mahendra Siap Pertahankan Posisi di World Supersport Portugal Bersama Yamaha R9
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Lokal yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Pori-pori dan Garis Halus
-
SNBT 2026 Bayar Berapa? Bisa Gratis dengan Syarat
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
7 Rekomendasi Lip Balm yang Bagus untuk Bibir Hitam dan Pecah-Pecah
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Kitab Kaifa Takunu Ghaniyyan: Jalan Kaya yang Jarang Dibahas di Seminar