Suara Sumatera - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie meminta maaf ke Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri karena telah mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden.
Permintaan maaf ini disampaikan Grace Natalie setelah mendengar pidato Megawati yang menyindir partai lain mengusung kader PDIP sebagai capres.
Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus menilai PSI tidak perlu meminta maaf kepada PDIP karena telah mendeklarasikan kader PDIP Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden dari PSI.
“Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, tidak perlu meminta maaf kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri, karena telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo, sebagai bakal calon Presiden dari PSI,” ucap dia, Sabtu (14/1/2023).
Alasannya karena di dalam AD dan ART PDIP, UU Parpol, maupun UU Pemilu tidak melarang sebuah partai politik mencalonkan seseorang menjadi bakal calon presiden dari kader partai politik lain atau dari seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bukan kader partai politik, bahkan dibukakan pintu untuk berkoalisi.
“Pendeklarasian GP (Ganjar Pranowo), kader PDIP sebagai bakal calon presiden 2024 oleh Partai PSI sah-sah saja, karena hal itu merupakan bagian dari proses pendidikan politik,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa UUD 1945 mensyaratkan seorang calon presiden atau wakil presiden haruslah seorang warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganengaraan lain karena kehendaknya sendiri, tidak pernah mengkhianati negara, serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden.
Dengan demikian, meskipun GP adalah kader PDI P, tidak menghapus hak GP untuk menjadi bacapres pada partai politik lain, dan karena itu tidak menjadi halangan bagi GP atau bagi partai politik lain di luar PDIP untuk menjadikan GP sebagai bakal calon presiden 2024, sebagaimana telah dilakukan PSI atau PAN dalam Pilpres 2024.
“Karena itu, tidak menjadi halangan bagi PSI atau PAN atau parpol lainnya untuk merekrut GP untuk menjadi capres di luar PDI P,” kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Hasil Manchester United vs Manchester City: Marcus Rashford Bawa Setan Merah Menang 2-1
Berita Terkait
-
Curhatan Puan Maharani: Mengaku Tak Disukai, Legowo Tak Jadi Capres?
-
Puan Heran Banyak Haters Padahal Sudah Kerja Keras, Diskakmat Jhon Sitorus: Tiru Jokowi dan Gibran!
-
Jangan Remehkan Kekuatan Megawati! Ucapannya Bisa Hentikan Arus Isu Tiga Periode
-
Dugaan Korupsi Dana Bansos 2020 di DKI Jakarta, PSI: KPK Harus Segera Bergerak
-
Puan Merasa Banyak yang Gak Suka Meski Sudah Kerja Keras, Emang Karyanya Untuk Rakyat Apa?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal