Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani merasakan banyak respon negatif dari masyarakat meskipun dirinya merasa sudah bekerja dengan baik. Menurut pegiat media sosial, Jhon Sitorus, banyak warga yang tidak menyukai Puan dikarenakan citra yang disajikan.
Suka atau tidak sukanya warga itu, dinilai Jhon, tergantung dengan pola komunikasi yang dibangun serta gaya kemimpinannya.
"Simpati rakyat tergantung pada citra diri, karya, pola komunikasi dan leadership," kata Jhon dikutip pada Sabtu (14/1/2023).
Alih-alih bakal mendapatkan simpatik dari warga, keluhan Puan itu dinilai Jhon malah membuat simpati rakyat semakin berkurang. Apalagi masyarakat tidak begitu mengetahui pretasi yang sudah ditorehkan Puan.
"Sekarang, emang karya anda untuk rakyat apa?," ujarnya.
Sebelumnya, Puan mengaku dirinya menyadari banyak orang yang tidak suka kepadanya. Padahal, ia merasa sudah bekerja keras terutama saat menjadi Ketua DPR RI.
"Merasalah (banyak orang tak suka). Bingung juga, enggak tahu kenapa. Kayaknya sudah berusaha kerja benar, turun ke bawah, kemudian kerja ke lapangan," kata Puan.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Puji-puji Jokowi Lebih Kuat dari Megawati, Jhon Sitorus Sesumbar: Kalau Dirikan Partai Bisa Kalahkan PDIP!
-
Tunda-tunda Pengumuman Capres Ala Megawati Malah disebut Untungkan Lawan, Pengamat: Anies Malang Melintang
-
Klaim Jokowi Lebih Kuat dari Megawati Gegara Relawan, Pengamat: Kalau Bikin Partai Bisa Kalahkan PDIP
-
Cerita Panda Nababan Disemprot Megawati karena Umumkan Nama Capres di Tahun 2013: Dia Kelihatannya Marah
-
Megawati Lebih Pilih Kualitas Ketimbang Teruskan Trah Soekarno untuk Sosok Capres, Puan Maharani: Gak Harus Saya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung
-
Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama