Suara Sumatera - Hubungan kedua pemimpin partai ini, PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono memang terbilang tidak harmonis. Keduanya diungkapkan saling menjaga jarak dan tidak satu haluan.
Diungkap Panda Nababan, ada perihal yang membuat Megawati Soekarnoputri membenci Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Sosok SBY dinilai Megawati sebagai suka tidak jujur alias berbohong.
Wartawan senior Panda Nababan mengungkapkan jika SBY kedapatan beberapa kali berbohong kepadanya. Salah satu kejadian saat SBY ditanya oleh Megawati saat rapat para menteri, mengenai niatan ingin maju menjadi Presiden.
Ketika itu, SBY mengaku pada Megawati, jika tidak ingin maju sebagai Presiden. Sayangnya, ungkapan tersebut diingkari dengan maju sebagai Presiden dan berlangsung selama dua periode.
Diterangkan Panda, jika saat itu, dia juga pernah diminta Megawati Soekarnoputri untuk bertanya pada SBY mengenai beberapa pertanyaan.
Pertanyaan pertama, apakah benar SBY pernah menyebutkan jika sosok Megawati sudah menjadi orang yang berada dicomberan.
"Pertanyaan kedua ia menanyakan apakah benar ada rencana deklarasi partai di kantor SBY, Menkopulkam," ujar Panda mengulang pertanyaan Megawati pada SBY.
Panda Nababan pun mengingatkan SBY pernah berkata pada Megawati jika tidak akan maju menjadi Presiden.
"Saat bertemu SBY ternyata ia tidak menjawab, hanya dengan gaya duduk begini sambil melihat langit-langit saja. Semua pertanyaan tidak dijawab, kuhabisi saja pisang goreng di meja, baru kemudian ku laporkan jika seluruh pertanyaan Megawati tidak dijawab, baru kemudian diketahui SBY punya partai dan maju Pilpres," terang Panda.
Baca Juga: Akses Tweetbot Dkk Diputus, Twitter Masih Bungkam
Tag
Berita Terkait
-
Pidato Megawati di HUT PDIP Banjir Kritik, Ini Kata Relawan Jokowi
-
Belum Umumkan Capres Meski Ada 2 Kandidat, Pengamat Sebut Megawati Tengah Bimbang: Harus Banyak Perenungan
-
Erick Thohir Pamer ke Megawati Kembangkan Destinasi Rintisan Soekarno di Sanur untuk Wisata Medis
-
Megawati Tak Kunjung Deklarasikan Capres PDIP, Pengamat Ungkap Alasannya
-
PDIP Bisa Santai, Pengamat Sebut Megawati Miliki Banyak Kartu Dimainkan: Punya Kartu Penting!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Momen Mahalini Latihan Bersama Band Pengiringnya Jelang Konser KOMA 14 Februari 2026
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik