Suara Sumatera - Kedekatan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri dengan Menteri BUMN Erick Thohir makin terlihat. Mereka dinilai memiliki chemistry yang kuat saat keduanya berkunjung ke Sanur, Bali.
Pandangan ini disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research, Pangi Syarwi Chaniago. "Pertemuan Pak Erick dan Bu Mega tentu akan memunculkan banyak makna yang terutama soal persamaan chemistry," kata Pangi, Selasa (17/1/2023).
Kedekatan ide dan pemikiran Megawati dan Erick Thohir terlihat ketika mereka meninjau pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur di Denpasar.
"Terkait pertemuan Bu Mega dan Pak Erick ini kan bukan pertemuan pertama. Pernah di momen-momen penting seperti peresmian Sarinah. Itu kan bagi Bu Mega nostalgia peristiwa masa lalu yang tidak bisa dilupakan," ujarnya.
Proyek rumah sakit internasional KEK Sanur dibangun oleh Kementerian BUMN yang berada di kawasan Hotel Grand Inna Bali Beach. Lokasi tersebut meninggalkan banyak kisah soal Presiden Pertama RI, Ir Soekarno.
Dalam kunjungan progres pembangunan proyek seluas 41,26 hektare itu, Ketua Umum DPP PDIP itu di hadapan Erick Thohir dan putrinya Puan Maharani bernostalgia soal masa kecil bersama ayahanda di sana.
Bahkan, ia menitip pesan kepada Erick agar pembangunan hotel sebagai penunjang ditata kembali seperti zaman Soekarno.
Pengamat politik Voxpol Center ini melihat bahwa sulit jika pertemuan keduanya tak dibaca sebagai sinyal kemesraan Erick dan PDI Perjuangan.
"Terlebih nama Erick pun kini mulai masuk dalam radar politik di 2024. Dengan pertemuan seperti ini saya pikir akan sangat baik bagi langkah maju Pak Erick ke depan," ujar Pangi.
Baca Juga: Ini Faktor yang Membuat Pasangan Ganjar-Erick Ungguli Anies-AHY di Survei Pilpres 2024
Dari kacamata politiknya, saat ini Menteri BUMN itu banyak dikaitkan dengan kader unggulan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024 seperti Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.
"Perjumpaan Erick dengan Megawati di KEK Sanur boleh jadi salah satu bagian untuk kian memantapkan chemistry politik. Pada akhirnya urusan Pilpres itu ditentukan oleh kerja politik, bagaimana Pak Erick mengatasi masalah rumit yang ada di BUMN dan kepuasan Pak Jokowi, Megawati, dan PDIP adalah satu hal penting," kata dia.
Meski kerja politik juga penting di samping itu semua, pengamat Voxpol Center itu melihat ada persamaan antara Megawati dan Erick Thohir untuk langkah-langkah awal.
"Saya pikir Ibu Mega adalah veto player. Queen maker yang akan menentukan Pilpres 2024," ujar Pangi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Tak Dapat Tumpeng HUT PDIP Dari Megawati Soekarnoputri Apalagi Tiket Capres 2024
-
Megawati Soekarnoputri Sering Dibohongi SBY, Panda Nababan Ungkap Cerita Ini
-
Megawati Tak Kunjung Deklarasikan Capres PDIP, Pengamat Ungkap Alasannya
-
Capreskan Ganjar, Ngapain Grace Natalie Minta Maaf ke Megawati?
-
Puji-puji Jokowi Lebih Kuat dari Megawati, Jhon Sitorus Sesumbar: Kalau Dirikan Partai Bisa Kalahkan PDIP!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard