Suara Sumatera - Pesinetron Aji Yusman pernah mengalami perjalanan spiritual justru ketika dirinya menolak keberadaan Allah, sebagai Tuhan.
Ini terjadi setelah ibundanya meninggal dunia. Aji Yusman mengaku marah atas keputusan Tuhan yang mengambil ibunya dari dunia.
Sejak itu Aji Yusman tidak lagi mengucap kalimat-kalimat Allah, tidak lagi mau salat dan tidak percaya akan keberadaan Tuhan.
Lalu tiba ada satu momen yang membuatnya berubah. Ketika itu memasuki waktu salat isya, azan berkumandang.
Namun anehnya Aji Yusman tidak mengenali suara muazin tersebut. Padahal Aji mengaku sangat mengenal suara muazin di masjid-masjid sekitar rumah kakeknya.
Entah kenapa begitu mendengar suara azan tersebut, Aji Yusman memutuskan salat. Saat memasuki rakaat kedua, tiba-tiba gelap.
"Ini true story bro, ya gua berani mempertanggungjawabkan statemen gua ini di Yaumil Akhir," ujarnya mempertegas di Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo.
Menurut Aji, jika mati lampu biasanya dia masih bisa melihat sajadah atau tangannya. Namun saat itu ia tidak bisa melihat apapun karena gelap gulita.
"Di kejauhan muncul titik putih, putih ga pernah gua lihat di dunia ini, kecil, menyilaukan tapi ga sakit mata ini," kata dia.
Titik putih itu lama-kelamaan mendekat, membentuk sesuatu besar. Saking besarnya, kata Aji mengambarkan, dirinya mau buang pandangan ke manapun tidak bisa.
"Ini gua pernah lihat bentuk ini dimana ya. Ini merinding dari ujung rambut sampai ujung kaki, gua lihat foto Allah yang gua lihat. Shaking," tutur Aji.
Kemunculan titik putih itu membuat Aji sampai lupa dengan bacaan surat Al fatihah.
"Sampai surat Alfatihah jadi ga hafal. Blur. Bismillah aja ga bisa ngucap. Akhirnya ya Allah izinkanlah aku, aku tahu aku salah selama ini aku tahu Kamu ada ya Allah. maafkan aku ya Rabbi. Langsung bisa baca Alfatihah," tuturnya.
Selesai salat, Aji pergi ke warung yang terletak di belakang rumah kakeknya. Di sana ia bertanya ke penjaga warung apakah tadi mati lampu. Ternyata si penjaga warung menjawab tidak mati lampu.
"Itu adalah suatu pembuktian yang lu pikir Dia ga ada tapi Dia ada," kata Aji mengambil hikmah dari peristiwa itu.
Tag
Berita Terkait
-
Kehilangan Ibu hingga Jatuh Miskin, Aji Yusman Jadi Tak Percaya Tuhan
-
Aji Yusman Ogah Ikut Asuransi dan BPJS: Bayar Premi Rp 500 Ribu, Tapi Amalnya Cuman Rp 2 Ribu
-
Rp2 Miliar Ludes untuk Pengobatan Keluarga, Aji Yusman: Urus Surat BPJS Saja Enggak Ada Duit
-
Begini Kondisi Rumah Kontrakan Aji Yusman, Cuma 3 Petak
-
Jual Semua Aset untuk Pengobatan Orang Tua, Aji Yusman Kini Tinggal di Rumah Kontrakan Sempit
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar