Suara Sumatera - Isu penculikan anak belakangan makin santer terdengar di sejumlah wilayah Indonesia. Seiring dengan itu, beredar foto seorang anak yang diklaim sebagai korban penculikan.
Tak hanya diculik, informasi yang tersebar itu juga menarasikan korban penculikan dibunuh untuk diambil organ tubuhnya.
Foto yang nampak merupakan tangkapan layar chat WhatsApp itu terlihat begitu sadis. Penyebar foto mengklaim anak dalam foto berasal dari Depok.
Penyebar kabar tersebut juga menginfokan bahwa foto ini didapat dari Babinsa Depok yang saat itu tengah melakukan patroli.
Kabar tersebut menarasikan kasus penculikan sebagai berikut:
“Foto dr Babinsa Depok terlaot korban penculikan dan pembunuhan taget anak2 umur 3-5 thn. Korban diambil organ tubuhnya. korban anak warga depok pelaku sdh tertangkap 2hr lalu warga Cibinong laki n perermpuan. Korban lainnya 3 anak diambil organ jantung dan mata. Kita tetap waspada jaga anak cucu di rumah dan sekolahan. Info ini bukan hock. Langsung dr petugas Babinsa saat patroli di komplek rumah tadi malam.” demikian narasi yang disampaikan dikutip Rabu (1/2/2023).
Foto tersebut hoaks. Babinsa Depok telah mengonfirmasikan bahwa informasi tidak benar dan bukan berasal dari Babinsa Depok.
PENJELASAN
Setelah dilakukan penelusuran tim pencari fakta, foto itu pernah beredar pada tahun 2018 dan merupakan kabar hoaks.
Dilansir dari artikel berjudul “Hoax! Viral Pesan WA Penculikan Anak dan Diambil Organ Tubuh” yang terbit di jawapos.com pada 24 Oktober 2018, Dandim 0508/Depok pada saat itu, Letkol Inf R Iskandarmanto menyayangkan perilaku si pembuat kabar bohong.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ungkap Awal Perseteruan dengan Bunda Corla: Sejak Ivan Gunawan ke Jerman
Dirinya pun secara tegas mengklarifikasi bahwa kabar tersebut tidaklah benar.
“Tidak benar, saya sudah cek tidak ada dan sudah dikonfirmasi ke Polres juga,” tegas Iskandar kepada JawaPos.com lewat pesan singkat, Rabu (24/10/2018).
KESIMPULAN
Dengan demikian, foto anak yang diklaim korban penculikan dan pembunuhan yang diambil organ tubuhnya adalah hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
40 Warga di Yogyakarta Dapat Perawatan Medis Usai Diguncang Gempa Pacitan, Begini Kondisinya
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kisah Inspiratif Perajin Sepatu Pontianak hingga Tembus Mancanegara
-
Young K Gantikan Park Na Rae dan Key di Program tvN 'Amazing Saturday'
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Menemukan Jalan Pulang ke Diri Sendiri di Buku 'Semua Orang Butuh Curhat'
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK