Suara Sumatera - Tersiar kabar PDI Perjuangan mengusulkan agar pemerintah menutup pesantren di seluruh Indonesia. Informasi tersebut beredar melalui chat WhatsApp pada 24 April 2023.
Tangkapan layar chat WhatsApp itu juga menampilkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto disertai dengan artikel dari AndebaNews.
Penyebar menyematkan narasi pada tangkapan layar dibagikannya sebagai berikut:
"CUKUP VIRALKAN INI DAN DIKOPI KASIKAN KE RAKYAT PLOSOK PLOSOK DESA INSYA ALLAH PASTI TUMBANG DAN PASTI DIBENCI SAMA RAKYAT KAUM PEDESAAN PERDALAMAN".
Sementara pada thumbnail video, menarasikan: PDIP USUL KE PEMERINTAH AGAR PESANTREN DI TUTUP SELURUH INDONESIA.
Lantas benarkah klaim PDIP usul ke pemerintah agar seluruh pesantren di Indonesia ditutup?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, gambar tangkapan layar chat whatsapp tersebut merupakan hoaks lama yang beredar kembali. Hoax tersebut sudah beredar sejak tahun 2018.
Turnbackhoax.id telah melakukan pengecekan fakta dengan judul artikel “[SALAH] PDIP Usul Penutupan Pesantren Di Seluruh Indonesia”.
Selain itu, dalam artikel klaim tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa PDIP usul kepada pemerintah untuk menutup seluruh pesantren di Indonesia.
Baca Juga: Keluarga Tak Yakin AKBP Buddy Alfrits Tewas Bunuh Diri, Curiga Ada Permainan Besar Mafia Narkoba
Melansir turnbackhoax.id, artikel dari AndebaNews tersebut hanya menyalin artikel dari suaranasional.com berjudul “Sindir Ulama sebagai Peramal dan Belum Lihat Akhirat, Megawati Lecehkan Islam” yang diunggah pada 12 Januari 2017.
Artikel dari suaranasional.com tersebut membahas tentang pidato Megawati dari pendapat seseorang benama M. Ibnu Basuki yang disebut sebagai pemikir Islam. Pidato tersebut diucapkan saat perayaan HUT PDIP ke-44 di Jakarta pada 10 Januari 2017.
Belakangan diketahui, blog AndebaNews tersebut juga telah dihapus oleh penyedia layanan.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim bahwa PDIP usul kepada pemerintah untuk menutup seluruh pesantren di Indonesia adalah hoaks dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Lampung Raup Cuan USD 251 Juta di Pasar Global Sepanjang Mei
-
Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih
-
Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram
-
Sukses di Bioskop, Project Hail Mary Bakal Hadir di Prime Video Mulai Besok
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Argentina Dituding Anak Emas dan Dapat Jalur Lawan Lebih Mudah, Benarkah?
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini