Suara Sumatera - Beredar sebuah unggahan yang menyebut bos MNC TV sekaligus Ketua Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mendukung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024.
Dalam narasi itu mengklaim bahwa Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan yang merupakan calon presiden (capres).
Informasi tersebut disebarkan dalam bentuk video YouTube oleh salah satu akun Facebook pada 12 Mei 2023 lalu.
Akun Facebook tersebut menarasikan kalimat yang mendukung unggahannya sebagai berikut:
“Alkhamdullilah walaupun setiap hari jd bulan bulanan si bokep bersama buzzernya namun di luar sana banyak orang orang cerdas yg mendukungnya termasuk yg haritanu selamat bergabung bersama perubahan bangsa Indonesia pak”
“SUNGGUH TAK TERDUGA
IKUTI JEJAK RAFI AHMAD
PEMILIK MNC TV PERINTAHKAN KARYAWAN PILIH ANIES 2024”
Lantas benarkah klaim yang menyebut Hary Tanoesoedibjo perintahkan karyawan MNC TV pilih Anies?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak dapat ditemukan keterangan resmi dari pihak MNC TV ataupun karyawan mengenai kebenaran informasi ini.
Selain itu tidak ada pula ditemukan referensi yang mendukung kebenaran tentang Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga: Desta dan Natasha Rizki Coba Taktik Bijak, Gegara Anak-anak Mulai Curiga Ortunya Bercerai
Selanjutnya, jika memeriksa video Youtube yang ditautkan pada unggahan Facebook tersebut, tidak ada disebutkan hal seperti yang tertera pada judul video, yaitu bahwa Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan di Pemilu 2024.
Video tersebut ternyata menjelaskan mengenai dukungan dari Hary Tanoesoedibjo selaku pemimpin Partai Perindo yang mendukung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada tahun 2017 lalu.
Dari pencarian dengan menggunakan Google Search Image, potongan-potangan video dan hasil wawancara dari Hary Tanoesoedibjo yang ada di dalam video Youtube ini ternyata merupakan wawancara dengan Hary Tanoesoedibjo saat ditemui di kediamannya pada Maret 2017 lalu.
“Tentunya untuk mendukung, itu kan bukan masalah suka tidak suka. Untuk mendukung itu kan harus betul jelas dan mantap. Jadi, setelah kami betul-betul matangkan ke dalam dan di dalam partai di DPP bahwa kebutuhan pemimpin di Jakarta itu apa saja. Kemudian kami bikin check list-nya, daftarnya. Akhirnya ya keputusan itu jatuh pada pasangan calon nomor urut 3,” ujar Hary Tanoesoedibjo, dilansir dari detik.com (8/3/2017).
“Kita butuh pemimpin yang bisa berdiri di tengah dari semua dan tentunya dari semua kalangan, golongan, agama, etnis, suku, status sosial, apa pun. Kemudian pemimpin yang tidak hanya membangun, tapi juga menata Jakarta. Khususnya juga menata masyarakat kecil, tidak menertibkan saja, tapi memberikan solusi bagaimana mereka secara kesejahteraan bisa meningkat,” sambungnya kala itu.
Saat ini Anies Baswedan telah diusung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Namun Perindo sebagai salah satu partai di Indonesia, sampai saat ini belum mengusung ataupun mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024 nanti.
KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, sampai saat ini, Hary Tanoesoedibjo selaku pemilik MNC TV dan juga pemimpin Partai Perindo belum mengumumkan bakal calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024.
Dengan demikian, video bernarasi tersebut merupakan kabar hoaks dan masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%