Suara Sumatera - Tersiar kabar yang menyebut bahwa ribuan jenderal mendeklarasikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi pasangan capres-cawapres demi menyelamatkan NKRI.
Informasi tersebut disebarkan oleh sebuah akun Facebook bernama Doa Ibu belum lama ini. Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
"RIBUAN JENDERAL TVRUN KE JALAN DEKLARASI GANJAR – MAHFUD DEMI SELAMATKAN NKRI."
Lantas benarkah klaim yang menyatakan bahwa ribuan jenderal deklarasikan Ganjar dan Mahfud MD?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi valid yang menyebut bahwa ribuan jenderal deklarasikan Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI.
Faktanya, thumbnail video itu merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Salah satu video identik memperlihatkan sosok Rudi S Kamri Rudi S Kamri sama dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube milik Kanal Anak Bangsa dengan judul “DEMI JAGA PANCASILA DAN NKRI 1000 JENDERAL DUKUNG GANJAR PRANOWO SEBAGAI PRESIDEN RI KE-8”.
Video identik lainnya meperlihatkan sosok Hary Tanoesoedibjo, Ganjar Pranowo, Megawati dan Puan Maharani sedang melakukan pertemuan, video yang sama diunggah oleh kanal Youtube milik Kompas.com dengan judul “Hary Tanoesoedibjo Datangi PDIP, Bahas Dukungan Perindo ke Ganjar”.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, judul dan isi video serta narator dalam video tersebut tidak berkaitan.
Baca Juga: Renaga Tahier Diduga Telantarkan Anak, Cuma Kasih Nafkah Rp 500 Ribu Buat 3 Bulan
Klaim bahwa ribuan jenderal deklarasikan Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI merupakan kabar hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi