/
Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:34 WIB
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang ([Suara.com])

Suara Sumatera - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri bakal memanggil pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang. Pemanggilannya terkait klarifikasi atas laporan polisi soal dugaan penistaan agama.

"Update Al Zaytun kemungkinan hari Senin (3/7/2023) akan dipanggil untuk klarifikasi," kata Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto di Mabes Polri, Jumat (30/6/2023).

Menurut Agus, Direktur tindak pidana umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri bakal melakukan gelar perkara apabila Panji Gumilang tidak hadir saat dimintai klarifikasi.

"Kemungkinan kalau tidak hadir, Dirtipidum akan melakukan gelar perkara," katanya.

Gelar perkara ini, lanjut Agus, untuk menentukan apakah perkara tersebut bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan untuk menentukan tersangka.

"Mudah-mudahan dari hasil gelar perkara tersebut apakah perkara tersebut bisa naik ke penyidikan atau tidak mudah-mudahan ditentukan hari Selasa (4/7)," kata Agus.

Bareskrim Polri menerima dua laporan polisi terkait dugaan penistaan agama oleh pengasuh Pondok Pesantren Al Zaytun, yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Forum Advokat Pembela Pancasila (DPP FAPP) terhadap Panji Gumilang, pada Jumat (23/6), dan Ken Setiawan NICC Center, Selasa (27/6).

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD pada Sabtu (24/6), menggelar rapat terbatas dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan menyampaikan akan ada tiga langkah hukum yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan polemik kegiatan Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Tiga langkah hukum itu, kata Mahfud adalah pidana, administratif serta tertib sosial dan keamanan. (Antara)

Baca Juga: Ibunda Jeje Rayakan Idul Adha Bareng Keluarga Raffi Ahmad, Netizen: Tuh Baik-baik Aja

Load More