/
Minggu, 02 Juli 2023 | 10:12 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Instagram)

Suara Sumatera - Ketua DPR Puan Maharani berharap Polri di HUT ke-77 bangkit kembali usai diterpa berbagai ulah lancung pejabatnya seperti Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa.

Ia berharap Korps Bhayangkara bisa bersikap profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Beberapa pekerjaan di jangka pendek menjadi tantangan Polri.

Seperti menjaga keamanan dan ketertiban di tahun poliitk jelang Pemilu 2024.

"Dengan profesionalitasnya, saya yakin Polri mampu menjaga tahun politik sehingga Pemilu 2024 bisa berlangsung dengan aman, damai, dan gembira,” ungkap Puan.

Puan juga meminta Polri tegas dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus hukum. Termasuk pada kasus yang melibatkan anggotanya sendiri.

"Tentunya hal ini membutuhkan komitmen dari dalam tubuh Polri sendiri. Kami percaya dengan kredibilitas dan transparansi tinggi dalam setiap pengusutan kasus, kepercayaan publik yang sempat turun terhadap Polri akibat sejumlah kasus internal dapat kembali meningkat,” papar Puan.

Puan meminta Polri untuk bijaksana menghadapi kasus yang melibatkan orang-orang kecil.

"Sehingga tidak ada kesan hukum tajam ke bawah. DPR berharap Polri mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi kasus hukum rakyat kecil yang sangat membutuhkan pengayoman dari penegak hukum,” ujar Puan.

Puan mendorong Polri mengedepankan restorative justice pada kasus tindak pidana ringan yang melibatkan masyarakat kecil.

Baca Juga: Cerita Suami di Palembang Tusuk Istri Karena Kesal Jual Gado-Gado Terlalu Murah

 "Masyarakat berharap, Polri bisa bekerja secara terbuka, penuh keadilan, dan sigap untuk semua penegakan hukum tanpa perlu menunggu peristiwa viral terlebih dahulu,” sebutnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More