/
Selasa, 18 Juli 2023 | 20:41 WIB
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. ([Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden])

Suara Sumatera - Direktur Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan makna politik di balik reshuffle Kabinet Jokowi yang menunjuk Ketua Relawan Projo Budi Arie Setiadi menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi menggantikan posisi Johnny G Plate yang tersandung kasus korupsi menara BTS.

Pangi menduga ada pesan politik di balik penunjukkan Budi Arie yang semula di posisi Wakil Menteri Desa kini naik level jadi menteri.

"Jokowi merasa Projo ini tulang punggung untuk kemenangan Pilpres 2024," kata Pangi 

Pangi menilai Jokowi jelas ingin 'cawe-cawe' di Pilpres 2024, mengingat tingkat penerimaan publik begitu besar hingga tembus 80 persen berdasarkan hasil survei beberapa lembaga.

Peran itu akan dimainkan Jokowi melalui Projo dan relawannya yang lain.

"Kan ada faktor Jokowi effect dan relawannya," tambahnya.

Pangi membantah dengan ditunjuknya Budi Arie jadi menteri itu merupakan sinyal Jokowi akan merapat ke Prabowo Subianto.

"Nah kalo arah dukungan Jokowi dan Projo ke mana ke Ganjar atau Prabowo itu masih misteri," ungkapnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi

Baca Juga: Deddy Corbuzier Nyesal Berbohong Sehari Sebelum Ayah Meninggal, Pamit Kerja Padahal Nonton Film

Load More