Suara Sumatera - Momen Jokowi hadir di acara harlah PKB ke-25 yang bertempat di Stadion Manahan Solo meninggalkan momen tersendiri. Momen itu terjadi saat Jokowi menyapa Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming yang merupakan anak sulungnya.
Momen ini tetiba disoraki dan ditertawakan saat orang nomor satu itu membacakan tamu per satu di acara tersebut.
"Assalamualaiku wr.wb, yang saya hormati Ketua Umum PKB Gus Abdul Muhaimin Iskandar beserta ibu, yang saya hormati Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani, yang saya hormati Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto, yang saya hormati para ketua umum partai dan Sekjen partai yang hadir bersama kita, Bapak Ketua Umum Golkar Bapak Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Bapak Zulkifli Hasan, yang saya muliakan para Kyai sepuh, para ulama para Kyai dan Ibu Nyai, yang saya hormati Ketua DPW Jawa Tengah Gus Yusuf, yang saya hormati para ketua DPW beserta jajaran ketua DPC bisa jajaran dan ketua DPRD se-indonesia yang hadir, Wali Kota Solo yang saya cintai," kata Jokowi mengawali pidato pembukaannya.
Sontak atas ucapan 'Wali Koto Solo yang saya cintai' mendapat teriakan sorak dari para peserta, terlihat pula Gibran Rakabuming Raka hanya tersenyum-senyum mendengar pembukaan pidato dari ayahnya tersebut.
Jokowi dalam kesempatan ini meminta agar Pemilu 2024 ke depan berlangsung aman dan damai. Sebagai mana Pemilu hakekatnya adalah pesta rakyat dalam berdemokrasi, maka yang menjadi harapan adalah pesta itu harus menggemberikan rakyat.
Melihat Pemilu sebelumnya penuh gejolak, ia berharap agar ke depan Pemilu berjalan tertib dan aman serta menghasilkan pemimpin yang berkompeten.
"Kita harus menjaga agar hasilnya baik, dan prosesnya baik, sudah sering kita dengar Pemilu pesta demokrasi, namanya pesta harusnya rakyat bersenang, bergembira. Tidak boleh ada ketakutan, tidak boleh ada pertengkaran," tambahnya.
"Mestinya seperti itu, jangan ada berita bohong, fitnah, ujaran kebencian, utamanya di medsos, saya kok kalau baca geleng-geleng. Sama-sama saudara kok begini, apalagi atas nama agama, ini tidak boleh terjadi," tambahnya.
Dia menilai dalam demokrasi, beda pilihan itu wajar terjadi dan tidak perlu dipertengkarkan, hingga ikatan persaudaraan pecah.
Baca Juga: Heboh Mahasiswa Diusir dari Desa Pengabdian, Apa Sebenarnya Tujuan KKN?
"Demokrasi beda pilihan itu wajar, jangan bertengkar, jangan saling menjelekkan, setelah berkompetisi bersatu kembali, lha wong yang di atasnya saja, ketua-ketua partainya sering makan bareng, capres ngopi bareng, di bawah kok saling bertengkar, kita ini satu saudara, jangan lama-lama, setelah berkompetisi bersatu kembali," pintanya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi
Berita Terkait
-
Kemesraan Jokowi dengan Prabowo-Erick Dianggap Dukungan Kinerja, Gerindra: Silakan Kalau Ditafsirkan yang Lain...
-
Tampilkan Teatrikal 'Jokowi-Prabowo Bestie', Relawan AMPERA Yakin Cuma Prabowo yang Bakal Lanjutkan Program Jokowi
-
Duduk di Jok Belakang, Jokowi Dianggap Gerindra Tebarkan Sinyal Dukungan ke Prabowo-Erick Thohir Saat Naik Maung
-
CEK FAKTA: Jokowi dan Prabowo Akhirnya Jadi Pasangan Capres-Cawapres 2024
-
Senyum Manis Jokowi Saat PBB Nyatakan Dukung Prabowo, Afriansyah Noor: Itu Maknanya Dalam, Insya Allah Direstui
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Viral Emak-emak Pekanbaru Bongkar Diduga Lokasi Judi, Polisi Didesak Turun Tangan
-
Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Registrasi Ulang Pelat Kendaraan: Pelayanan Publik atau Beban Administratif?
-
4 Moisturizer Hada Labo Paling Laris di Shopee, Formula Sulit Ditemukan di Brand Lain
-
Cara Aktifkan Paket Bola Gembira Full di FolaPlay untuk Nonton Piala Dunia 2026, Segini Harganya