Suara Sumatera - Pemilik alias bos RANS Nusantara FC disanksi oleh komisi disiplin PSSI belum lama ini. Hal ini terungkap disebaabkan karena suami Nagita Slavina ini ternyata masuk ke ruang ganti pemain saat klub tersebut berlaga kontra Madura United.
RANS Nusantara FC dihukum karena adanya VIP yang masuk ke ruang ganti dalam laga lawan Madura United. Tamu VIP yang masuk ke ruang ganti tersebut ialah RANS Nusantara FC, Raffi Ahmad.
Raffi mengajak beberapa tamu Jepang guna masuk ruang ganti RANS Nusantara FC guna memberikan semangat kepada klubnya.
Dalam hasil sidang yang di rilis komdis PSSI pada 11 Agustus 2023, sejumlah kejadian di pertandingan Liga 1 sampaai dengaan pekan ke-7 yang menjadi catatan PSSI.
Komdis PSSI kembali memberi sanksi baik terhadap pemain, ofisial, pelatih maupun suporter. Sanksi kali ini diberikan berkaitan dengan beberapa kejadian di pertandingan Liga 1 2023-2024 pekan ke-7.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Raffi Ahmad, dalam hal ini klub miliknya RANS Nusantara FC terkena sanksi oleh Komdis PSSI.
"Ya kebetulan ada tamu dari jepang juga," ucap Raffi Ahmad saat dijumpai di acara Kemenpora Fun Match, Sabtu (12/8/2023).
"Jadi nemenin mereka (tamu dari Jepang)," terang ia.
Selain RANS Nuantara FC, Komdis PSSI juga memberikan sanksi kepada klub lain yang melanggar.
Baca Juga: 7 Fakta Viral Kakek Cabuli Anak SD di Jatinegara: Korban Diancam Mau Dibunuh, Begini Awal Terungkap
Berikut hasil sidang Komdis PSSI, Jumat (11/8/2023):
1. Bernardo Tavares, melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan dalam laga Persita Tangerang Vs psm Makassar.Hukuman: Teguran Keras
2. I Putu Gede Juni Antara, melakukan gerakan tambahan dan menunjukkan gestur jari tengah ke arah penonton dalam laga Persis Solo Vs Persib BandungHukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan, sanksi denda Rp 75 juta
3. Ciro Alves, menunjukkan gestur jari tengah ke arah penonton dalam laga Persis Solo Vs Persib Bandung.Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan, sanksi denda Rp 75 juta
4. Marc Klok, melakukan pelemparan kemasan minuman ke arah penonton dalam laga Persis Solo Vs Persib Bandung.Hukuman: sanksi denda Rp 75 juta
5. Persis Solo, mendapatkan5 kartu kuning saat lawan Persib Bandung.Hukuman: denda Rp 50 juta
6. PSIS Semarang, terjadi ledakan di depan tribun timur Stadion Jatidiri oleh suporter PSIS Semarang saat lawan Arema FC.Hukuman: denda Rp 50 juta
7. Arema FC, mendapatkan 5 kartu kuning dalam laga lawan PSIS SemarangHukuman: denda Rp 50 juta
8. RANS Nusantara FC, ada tamu VIP yang tidak terdaftar sebagai offisial masuk ke dalam ruang ganti saat laga lawan Madura United.Hukuman: denda Rp 50 juta
9. Carlos de Murga, melakukan tindakan kekerasan menendang pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan saa tlaga Barito Putera Vs Dewa United.Hukuman: denda Rp 10 juta
10. Andritany Ardhiyasa, melakukan gerakan tambahan menendang pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan dalam laga Persija Jakarta Vs Borneo FC SamarindaHukuman: denda Rp 10 juta
Sumber: PSSI
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Kewalahan Lari Jarak Jauh Sampai Gak Bisa Ngomong, Tanda Bahaya?
-
BRI Liga 1: Rans Nusantara FC Tak Gentar dengan Taktik Baru Arema FC
-
Kamar Mandi Nagita Slavina Bikin Nangis Orang yang Punya Rumah Subsidi
-
Syahnaz dan Jeje Govinda Diendorse Agen Haji dan Umrah, Netizen Amuk Media Sosial Jeje
-
3 Pose Nagita Slavina Jadi Model Jalanan, Terlihat Cantik Walau Menggunakan Outfit Tabrak Warna
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri