Suara Sumatera - Ahmad Jalaluddin Rumi atau El Rumi optimis Nusantara United FC (NUFC) lolos ke Liga 1 2024/2025, meski harus berjuang menghadapi tim-tim kuat di Grup 2 Liga 2 musim 2023/2024.
"Kami tahu kami akan menghadapi tim-tim kuat. Tapi tantangan tersebut akan membuktikan sejauh mana kami telah berkembang. Dari enam tim yang tergabung bersama kami di Grup 2, tiga tim di antaranya adalah lawan kami musim lalu dan tiga tim lainnya menjadi lawan baru kami,” kata Presiden Nusantara United FC itu, Senin (21/8/2023).
Selain NUFC, enam klub yang juga mengisi Grup 2 adalah FC Bekasi City, Malut United, Perserang Serang, Persikab Kabupaten Bandung, PSIM Yogyakarta, dan PSKC Cimahi.
"Tekad kami adalah lolos ke fase play-off dan siap memperebutkan tiket promosi ke Liga 1,” tambahnya.
Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia akan diikuti 28 tim yang terbagi dalam empat grup yang masing-masing berisi tujuh klub dengan menggunakan sistem home and away.
Sebanyak tiga tim teratas akan maju ke babak 12 besar yang nantinya akan kembali dibagi menjadi tiga grup dengan diisi masing-masing empat klub.
Sementara itu, empat klub terbawah di masing-masing grup akan tampil di babak play-off dengan sistem empat grup yang diisi empat klub untuk menentukan delapan klub untuk turun kasta, dilihat dari dua posisi terbawah masing-masing grup.
Dengan sistem yang sama, home and away, tiga klub teratas pada babak 12 besar dan satu runner-up terbaik akan maju ke babak semifinal. Babak semifinal pun akan berlangsung home and away dan dua pemenang akan langsung promosi ke Liga 1 2024/2025.
Sedangkan satu tiket dari tiga slot tim yang promosi ke Liga 1 yang tersisa akan diperebutkan oleh tim yang kalah di babak semifinal atau pemenang antara perebutan peringkat ketiga.
Baca Juga: PSMS Medan Masuk Grup 1 Liga 2 Musim 2023/2024, Ini Daftar Lengkapnya
Ungkapan yang sama juga disampaikan Chief Operating Officer (COO) NUFC Adhitya Hernadian yang menyatakan timnya akan mengerahkan semua kemampuan terbaik di Liga 2 2023/2024.
"Ya, grup yang cukup merata. Persaingan tentu tidak akan mudah, namun kami siap memberikan penampilan terbaik. Mohon doa dan dukungan selalu untuk kami,” kata Adhitya.
Hal senada juga dikatakan oleh kapten tim Risna Prahalabenta. Pesepak bola 26 tahun itu mengatakan timnya siap menghadapi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim 2023/2024 dengan berusaha memenangkan setiap pertandingan terutama saat tampil di kandang sendiri, di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Jawa Tengah.
"Kami tahu setiap pertandingan akan sulit, tapi kami ingin memenangkannya terutama pada laga kandang," kata Risna.
Merujuk surat yang diterima klub dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), kompetisi Liga 2 musim ini dijadwalkan akan berlangsung pada 10 September hingga 9 Maret 2024. (Antara)
Berita Terkait
-
Media Asing Prediksi Timnas Indonesia Masuk Semifinal Bersama 3 Tim Besar Ini
-
Media Asing Soroti Timnas Indonesia Makin Terpojok di Piala AFF Karena Gol-Gol Kontroversi
-
Link Streaming Dan Rekor Timnas Indonesia Lebih Unggul Kontra Timor Leste U-23
-
Peluang Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 Tipis, Berharap Pada 2 Negara Ini tapi ...
-
Berpeluang Menang, Timnas Indonesia U-23 Lebih Perkasa Dibanding Timor Leste
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet
-
Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah, AHY: Laki-laki dan Wanita Tak Boleh Jadi Korban
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Minim Kasus Mogok, Berkendara Lebih Tenang dan Aman
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia