Suara Sumatera - Beredar narasi yang menyatakan bahwa Tim 8 Koalisi resmi sepakat siap dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dalam thumbnail video tersebut memperlihatkan 8 orang saling berpegangan tangan. Nampak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Anies Baswedan yang berada di tengah.
Informasi tersebut dibagikan kanal YouTube bernama Suara Rakyat pada 21 Agustus 2023. Adapun narasi yang disebarkan sebagai berikut:
“INI BARU MANTAP!! TIM 8 KOALISI RESMI SEPAKATI SIAP MAJUKAN ANIES PILPRES 2024…”.
Lantas benarkah Tim 8 Koalisi sepakat dukung Anies di Pilpres 2024?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ada informasi valid terkait kabar Tim 8 Koalisi resmi sepakat siap dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Faktanya, gambar thumbnail merupakan hasil penggabungan antara 2 foto yang berbeda. Gambar Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Suharso Monoarfa identik dengan gambar pada artikel pakuanraya.com berjudul “Capres 2024, KIB Harus Utamakan Usung Ketum Parpol Sendiri” 16 Oktober 2022. Pada caption didapatkan informasi gambar di ambil saat akan mendaftarkan ke KPU sebagai peserta Pemilu 2024.
Gambar kedua yang menampilkan Anies dengan beberapa orang disampingnya identik dengan gambar artikel detik.com berjudul “PKS Dukung Anies Jadi Capres 2024, Ini Pertimbangannya” 30 Januari 2023 pukul 23.25 WIB. Berdasarkan caption gambar tersebut diambil saat Anies bertemu dengan tim kecil ‘Koalisi Perubahan’.
Lebih lanjut narasi yang dibacakan narator merupakan artikel milik populis.id berjudul “Bakal Ada Kejutan, Anies dan Tim Delapan Tiba-tiba Bertemu di Pacitan: Petanya Makin Jelas!” pada Jumat, 18 Agustus 2023 pukul 17.10 WIB.
Pada isi artikel tidak ada yang membahas mengenai partai Demokrat yang mengakui ada pertemuan dengan Tim Delapan bersama Anies tidak membahas 8 koalisi yang sepakat mendukung Anies pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Seru Banget! Kolaborasi McDonald's dan Pokemon Go Hadirkan Pengalaman Menarik untuk Pelanggan
Setelah ditelusuri mengenai Tim Delapan, ditemukan informasi bahwa Tim Delapan adalah tim yang bertugas untuk membantu mencari dan memberi masukan untuk calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim video YouTube dengan thumbnail serta klaim bahwa 8 koalisi yang sepakat mendukung Anies pada Pilpres 2024 merupakan kabar hoaks.
Dengan demikian, video yang dibagikan kanal YouTube bernama Suara Rakyat pada 21 Agustus 2023 itu masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
-
Atletico Madrid vs Arsenal, Diego Simeone Pantang Tertekan Lawan Tim Unggulan
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global