Suara Sumatera - Jessica Iskandar mengungkapkan kekecewaannya terhadap institusi Polri yang lamban menangani laporannya terhadap Christoper Steffanus Budianto.
Padahal Jessica Iskandar sudah melaporkan kasus penipuan ini ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022 lalu.
Namun hingga kini penanganan kasus tersebut jalan di tempat. Sebagai bentuk kekecewaannya, Jessica Iskandar memposting foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Instagramnya.
Dalam postingannya itu, Jessica Iskandar mengkritik lambannya kinerja aparat kepolisian dalam menangani kasus yang ia laporkan.
Pada postingannya, Jessica Iskandar membuat tagar percuma lapor polisi yang pernah viral beberapa waktu lalu.
Menurut Jessica, sikapnya memposting foto Kapolri di Instagram sebagai bentuk kekecewaan terhadap institusi Polri.
“Itu bentuk kekecewaan aku sih,” ujar Jessica Iskandar di kawasan Tendean, Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Jedar awalnya berharap banyak terhadap kepolisian bisa memproses laporannya. Namun ia kini pesimis dan menganggap tidak mendapat keadilan.
“Sebagai warga negara Indonesia, aku percaya hukum bisa ditegakkan. Tapi ternyata aku nggak dapet keadilan,” tutur Jessica Iskandar.
Baca Juga: Dukung Penuh PKB Gabung Dukung Ganjar, PPP Singgung Soal Kekuatan Islam Nasionalis
Jessica Iskandar merasa sudah melakukan semua yang diminta penyidik untuk menemukan keadilan atas tindak penipuan yang dilakukan Christoper Steffanus Budianto. Namun sampai hari ini, ia belum mendapat titik terang atas masalah itu.
“Segala sesuatu sudah aku kerjakan. Sudah memberi bukti-bukti, menjalani panggilan segala macem, tapi nggak ada kejelasan. Makanya aku kecewa,” kata Jessica Iskandar.
Christoper Steffen Budianto memang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas penipuan hampir Rp10 miliar terhadap Jessica Iskandar sejak 24 Februari 2023. Namun sampai sekarang, yang bersangkutan masih masuk daftar DPO alias buron.
Berita Terkait
-
Sentil Kapolri Soal Kasus Penipuan Rp 10 Miliar, Jessica Iskandar: Aku Kecewa
-
Wulan Guritno Diperiksa Bareskrim Pekan Depan Terkait Promosikan Judi Online
-
Polisi Diduga Tidak Transparan di Kasus Kematian Dul Kosim, ISESS: Upaya Tutupi Pelanggaran Anggota Terstruktur
-
Wulan Guritno Buru-Buru Pulang ke Indonesia, Gegara Mau Diperiksa Kasus Promosikan Situs Judi Online?
-
Wanita di Tanjung Balai Ngaku Kasat Reskrim dan Pengacara Tipu Korbannya Rp 98,2 Juta
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?