/
Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:50 WIB
Ilustrasi Jessica Iskandar. Jessica Iskandar kritik kinerja Polri. (Instagram @inijedar)

Suara Sumatera - Jessica Iskandar mengungkapkan kekecewaannya terhadap institusi Polri yang lamban menangani laporannya terhadap Christoper Steffanus Budianto.

Padahal Jessica Iskandar sudah melaporkan kasus penipuan ini ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022 lalu.

Namun hingga kini penanganan kasus tersebut jalan di tempat. Sebagai bentuk kekecewaannya, Jessica Iskandar memposting foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Instagramnya.

Dalam postingannya itu, Jessica Iskandar mengkritik lambannya kinerja aparat kepolisian dalam menangani kasus yang ia laporkan.

Pada postingannya, Jessica Iskandar membuat tagar percuma lapor polisi yang pernah viral beberapa waktu lalu.

Menurut Jessica, sikapnya memposting foto Kapolri di Instagram sebagai bentuk kekecewaan terhadap institusi Polri.

“Itu bentuk kekecewaan aku sih,” ujar Jessica Iskandar di kawasan Tendean, Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Jedar awalnya berharap banyak terhadap kepolisian bisa memproses laporannya. Namun ia kini pesimis dan menganggap tidak mendapat keadilan.

“Sebagai warga negara Indonesia, aku percaya hukum bisa ditegakkan. Tapi ternyata aku nggak dapet keadilan,” tutur Jessica Iskandar.

Baca Juga: Dukung Penuh PKB Gabung Dukung Ganjar, PPP Singgung Soal Kekuatan Islam Nasionalis

Jessica Iskandar merasa sudah melakukan semua yang diminta penyidik untuk menemukan keadilan atas tindak penipuan yang dilakukan Christoper Steffanus Budianto. Namun sampai hari ini, ia belum mendapat titik terang atas masalah itu.

“Segala sesuatu sudah aku kerjakan. Sudah memberi bukti-bukti, menjalani panggilan segala macem, tapi nggak ada kejelasan. Makanya aku kecewa,” kata Jessica Iskandar.

Christoper Steffen Budianto memang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas penipuan hampir Rp10 miliar terhadap Jessica Iskandar sejak 24 Februari 2023. Namun sampai sekarang, yang bersangkutan masih masuk daftar DPO alias buron.

Load More