- Gubernur DKI Jakarta mengecam aksi penyiraman air keras yang menimpa tiga siswa SMK di Cempaka Putih pada Jumat (6/2/2026).
- Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga pelaku penyerangan acak tersebut pada Minggu malam (8/2/2026) di beberapa lokasi.
- Satu korban mengalami cedera serius pada mata, sementara dua pelaku penyerang masih berstatus di bawah umur.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menyasar tiga siswa SMK oleh sesama pelajar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat baru-baru ini.
"Siapapun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan," ujar Pramono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (10/2/2026).
Cerita tentang insiden memilukan ini bermula ketika para korban sedang melintas di Jalan Cempaka Raya pada Jumat (6/2/2026).
Tiga pelajar SMK asal Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi sasaran kebiadaban para pelaku yang berboncengan satu sepeda motor.
Salah satu korban berinisial FF terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita cedera serius pada bagian indra penglihatan.
Meski penglihatannya sempat buram dan terasa sangat perih, tim medis memastikan tidak ada indikasi kebutaan permanen pada mata FF.
Dua rekan korban lainnya dilaporkan selamat setelah cairan berbahaya tersebut hanya mengenai pakaian yang mereka kenakan.
Polres Metro Jakarta Pusat bergerak taktis hingga berhasil meringkus tiga orang pelaku pada Minggu (8/2/2026) malam.
Pelarian para pelaku ke wilayah Karawang, Cikarang, hingga Depok akhirnya berakhir setelah polisi melakukan pendekatan persuasif melalui pihak orang tua.
Baca Juga: Siram Air Keras Secara Acak, Tiga Pelajar di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap fakta miris bahwa para pelaku melancarkan serangan tersebut secara acak kepada siapa pun yang mereka temui.
Alibi takut diserang lebih dulu saat berpapasan di jalan menjadi motif janggal di balik aksi agresif para pelajar tersebut.
Dari ketiga tersangka yang diamankan, dua orang diketahui masih di bawah umur sementara satu pelaku lainnya sudah menginjak usia dewasa.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat.
Dengan sudah ditangkapnya ketiga pelaku, Pramono Anung berharap pihak kepolisian memberikan hukuman setimpal bagi mereka yang melakukan aksi meresahkan semacam itu.
"Saya minta untuk diambil tindakan tegas. Nggak ada kompromi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pramono Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Meski BUMD Sokong MBG
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Siswa SMK 34 Jakarta Tewas Kecelakaan di Matraman Gegara Jalan Berlubang, Paramono Bilang Begini
-
Siram Air Keras Secara Acak, Tiga Pelajar di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
-
Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana