Suara Sumatera - Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah, sehingga jenis dan cita rasa makanan dan minuman Indonesia sangat beragam.
Melimpahnya rempah-rempahan di Indonesia mendorong masyarakat berkreasi meramu minuman herbal tradisional atau jamu, yang diharapkan dapat menyembuhkan tubuh dari penyakit hingga menjaga kesehatan dengan harga lebih ekonomis.
Minuman herbal tradisional seperti jamu kembali naik daun pada awal tahun 2020, tepat pada saat Covid-19 merebak di Indonesia. Hingga kini minuman herbal tradisional, seperti wedang uwuh menjadi kebutuhan harian masyarakat Indonesia untuk menjaga kekebalan tubuh.
Minuman herbal tradisional Indonesia atau jamu menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang lebih memilih bahan alami untuk tingkatkan kesehatan. Berikut manfaat beberapa rempah pada ramuan khas nusantara:
1. Jahe
Selain bermanfaat untuk menguatkan rasa pada masakan, jahe sudah dikenal sejak dulu sebagai obat herbal. Secara tradisional, jahe dapat melindungi saluran pencernaan, sehingga dapat mengurangi risiko konstipasi dan gangguan pencernaan.
2. Kunyit
Ramuan kunyit dapat menghasilkan antioksidan dan antiinflamasi jika dikombinasikan dengan senyawa piperin** yang terdapat di lada hitam dan cabe jawa. Bahkan, dalam sebuah penelitian, kunyit dapat mengelola sindrom metabolik (gula darah, obesitas, dan kolesterol), nyeri pada sendi, dan kecemasan.
3. Kayu Manis
Baca Juga: Hashim Gerindra Sebut Cawapres dari NU Ideal untuk Prabowo Subianto
Penggunaan kayu manis pada minuman tradisional pun memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh masyarakat saat ini. Faktanya, zat yang terdapat pada kayu manis memiliki kemampuan memodifikasi respons sistem kekebalan tubuh.
Beberapa gejala seperti susah tidur, berat badan naik, letih dan lesu bisa disebabkan oleh hormon yang tidak stabil. Oleh karena itu, kayu manis pada minuman tradisional dapat digunakan sebagai obat herbal alami untuk meringankan gejala tersebut.
Berita Terkait
-
Loka POM Surakarta Musnahkan Ratusan Obat Tradisional Tanpa Izin Edar
-
Bahaya! Ini Daftar Obat Tradisional dan Suplemen Pemicu Ginjal Rusak yang Ditarik BPOM
-
Terbaru! Daftar 12 Obat Tradisional Ditarik BPOM, Awas yang Biasa Pegal Linu Minum Ini!
-
Kenali Ciri-ciri Obat Tradisional Berbahaya dan Ilegal, Cek Daftar Terlarang dari BPOM Ini
-
Wajib Catat! Ini 4 Efek Samping Mengonsumsi Jahe yang Jarang Diketahui
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
Uang Palsu Beredar di Lombok, Ini Wajah Pelaku yang Ditangkap
-
Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan