Suara Sumatera - Media sosial diramaikan dengan video yang menampilkan dua sosok pria adu mulut di masjid. Dua lelaki ini diketahui merupakan seorang rektor dan dosen.
Belakangan terungkap, keduanya merupakan civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.
Dalam video viral itu, terlihat Rektor UIN Suska Riau, Khairunnas Rajab berada di selasar masjid kampus. Ia terlihat sedang adu mulut dengan dosen yang diketahui bernama Irwandra.
Keduanya cekcok nampak menggunakan bahasa Minangkabau.
Tak lama, Khairunnas pun duduk di anak tangga selasar masjid. Ia pun mempertanyakan maksud dan keinginan dari dosen tersebut.
Bahkan, ia sempat mempersilakan Irwandra tersebut untuk memukulnya hingga mengangkat dan melepas sejenak peci dan menyodorkan kepalanya.
Namun, Irwandra dan perekam video yang diduga merupakan dosen lainnya menolak permintaan Khairunnas itu. Amarah Khairunnas pun nampak sedikit memuncak.
Perekam video juga mengatakan akan mengunggah dan menyebarluaskan kejadian itu di media sosial. Dengan tegas, Khairunnas tak takut dengan ancaman itu dan mempersilakan mereka membuat viral cekcok tersebut.
Ia menuding Irwandra sebelumnya memang ingin memukul dirinya. Lagi, kedua dosen tersebut membantah tuduhan itu dan mereka mengaku hanya ingin mengajak Khairunnas berbincang baik-baik.
Baca Juga: Prestasi Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Bukti Kerja Sama Klub dan Timnas Indonesia
Pria berkacamata itu juga sempat menuturkan sambil mengungkit kalau dosen tersebut pernah memukul meja seorang civitas akademika lainnya hingga tak jadi meminum obat.
Tetapi, dosen itu kembali membantah tuduhan Rektor UIN SusKa tersebut. Mereka pun tetap kekeh untuk berbincang dengan Khairunnas saat itu juga di gedung rektorat.
Sebaliknya, Khairunnas menolak ajakan mereka dan ingin perbincangan dilakukan di tempat kejadian saat itu juga.
Sambil berargumen, Khairunnas pun menanggapi santai kalau mereka (dosen-dosen) yang diketahui telah melaporkannya ke pihak kepolisian dan tinggal menunggu proses hukum berjalan saja.
Tak lama, amarah dosen itu pun mulai tersulut. Dosen itu menantang dan mengajak sang rektor menyelesaikan masalahnya di luar kampus secara pribadi.
Khairunnas kembali menolak dengan alasan saat itu merupakan jam kerja atau jam kantor. Ia bahkan tak menganggap Irwandra sebagai dosen di kampus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati