Suara Sumatera - Kemajuan sepak bola Tanah Air makin mengembirakan. Bahkan, Indonesia kini naik tiga tingkat di ranking FIFA terbaru per Kamis (21/9/2023).
Dilansir dari laman resmi FIFA, Jumat (22/9/2023), Indonesia kini berada di peringkat 147 ranking FIFA dengan 1.052,87 poin, setelah sebelumnya berdasarkan ranking FIFA per 20 Juli 2023 masih menduduki peringkat ke-150.
Indonesia naik tiga peringkat karena mendapatkan tambahan 5,41 poin yang dimana torehan poin ini diraih ketika tim asuhan pelatih Shin Tae-yong itu menang 2-0 dari Turkmenistan pada ajang FIFA Matchday edisi September, tepatnya 8 September lalu yang dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Saat itu, tim Garuda menang dua gol tanpa balas berkat gol dari Dendy Sulistyawan dan Egy Maulana Vikri.
Sementara itu, lawan yang dikalahkan Indonesia di FIFA Matchday, Turkmenistan, turun dua tingkat dari semula peringkat 138 ke 140 karena mendapatkan pengurangan 3,65 poin. Negara dari Asia Tengah itu kini mengoleksi 1.086,12 poin.
Indonesia berpeluang menambah poin dan kembali naik peringkat dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan Marc Klok dan kawan-kawan akan menjalani dua laga babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober.
Indonesia akan menjamu Brunei Darussalam sebanyak dua kali dimana yang pertama digelar di Indonesia pada 12 Oktober dan kedua digelar di Brunei Darussalam pada 17 Oktober.
Sementara itu, pada posisi lima teratas peringkat FIFA edisi terbaru, Argentina, Prancis, Brasil, Inggris, dan Belgia tidak tergoyahkan.
Argentina yang menyandang status juara dunia mengokohkan diri sebagai pemuncak setelah mendapatkan tambahan 7,68 poin dan membuat poin mereka menjadi 1.851,41.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Melesat Tiga Tingkat ke Posisi 147, Argentina Masih Memimpin
Lionel Messi dan kawan-kawan mendapatkan tambahan poin itu ketika menang dari dua laga di FIFA Matchday bulan September ketika mengalahkan Ekuador dengan skor 1-0 dan mengalahkan Bolivia dengan skor 3-0. (Antara)
Berita Terkait
-
Rekor Terburuk Timnas Indonesia U-24 Kalah dari Taiwan Sejak Pertemuan Perdana 32 Tahun Silam
-
Bersinar di Timnas Indonesia U-23, Ivar Jenner Malah Ditinggalkan Klub Jong FC Utrecht
-
Dianggap Lemah Vietnam, Timnas Indonesia Buktikan Perkasa dari Krigistan
-
Ramadhan Sananta Absen Saat Timnas Indonesia vs Kyrgyzstan di Asian Games, Warganet: Bela Negara Lebih Penting!
-
Link Siaran Langsung Timnas Indonesia U-24 Vs Kirgistan di Asian Games 2022
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan