Suara Sumatera - Sosok anak Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep didaulat menjadi ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengangkatan Kaesang Pangarep sebagai ketua partai ditujukan untuk mengeruk suara anak muda pada Pemilu 2024.
Meski kekinian, upaya merebut suara anak muda tersebut disebut sejumlah analis pengamat politik juga menjadi ancaman pada suara anak muda PDI Perjuangan (PDIP).
Apalagi juga muncul analisis yang menyebutkan jika didaulatnya Kaesang Pangarep menjadi bagian sakit harti sekaligus pembuktian jika Jokowi pun bisa membesarkan anak di ranah politik (dinasti).
Dimana banyak tokoh politik Indonesia juga melakukan hal tersebut. Apalagi analisis kekinian, menyebutkan jika penunjukkan Kaesang menjadi ketum ialah bagian tidak harmonis lagi hubungan Megawati dan Jokowi.
Menanggapi hal ini, petinggi PDI Perjuangan Panda Nababan menyebutkan jika hal tersebut tidak benar.
"Tidak ada Jokowi tersinggung dan sakit hati karena serring disebut petugas partai, Belum sampai Jokowi ke arah itu," ujarnya saat hadir di acara Indonesia Lawyer Klub.
Panda Nababan juga menolak analisis jika Kaesang kekinian menjadi ancaman bagi suara anak muda PDI, "Kagak!", ujar nya.
"Ini perlu saya sampaikan, tetapi tolong dimengerti di PDIP, sedang berkonsentrasi seleksi cawapres, moga-moga dari rakernas, sudah ada pilihan yang ditunggu oleh rakyat," kata Panda Nababan
"PDI Perjuangan terus terang saja berterima kasih, banyak analisa yang diluruskan. Antara Megawati dan Jokowi tetap kompak," ujar Panda Nababan yang memastikan suara PDIP akan terus naik meski ada gejolak politik di partai lain.
Baca Juga: Dikabarkan jadi Tersangka, Mentan Syahrul Yasin Limpo Dijerat KPK dengan Pasal Pemerasan
Dia pun menjelaskan bagaimana kuatnay PDI perjuangan yang disokong stuktur partai mencapai 2 juta dari tingkat level partai paling rendah,
"Mulai dari pimpinan ranting, anak ranting, cabar, anak cabang, DPD, Ibarat koramil, itu babinsa, itu belum anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD Kota dan kabupaten kota," ujar Panda Nababan
Dia pun menceritakan bagaimana partainya kekinian sangat solid dan teruji.
Panda Nababan menceritakan bagaimana menjadi Ketua tim sukses menjadikan Megawati Soekarnoputri, Ketum PDIP 2023.
Dia pun kemudian menceritakan hanya PDIP punya sejarah panjang oposisi, "Mana ada partai diserbu TNI, kantor diobrak-abrik, bikin foto Megawati ditangkap, PDIP saja," sambung Panda Nababan.
Barulah Panda mengakhir kalimatnya dengan kalimat cukup mengundang gelak tawa dan senyum pendengarnya.
"Itu mah, Partai Kurcaci yang masih baru, ya beda lah, realistis saja,
"ini bukan mau apa kan, ini partai PDI terorganisasi. Maka di kami selalu dibilang itu, disiplin tegak lurus di Partai, dan ada yang melaksanakan, petugas partainya,". sambung Panda Nababan kemudian.
Berita Terkait
-
Ketika Jokowi Tebar Senyum Saat Duduk Diapit Megawati dan Ganjar di Rakernas IV PDIP
-
Jokowi Bisa Masuk PSI Karena Enggan Rebut PDIP dari Trah Soekarno
-
Ditemani Prananda, Mega Bersama Jokowi Hingga Maruf Amin Jalan Bergandengan Tangan di Rakernas IV PDIP
-
Nongol di Layar Dalam Acara Rakernas IV PDIP, Ahok Jadi Sorotan Bikin Kader Teriak-teriak dan Tepuk Tangan
-
Disebut-sebut Jadi Cawapres Ganjar, Mahfud MD Dihujani Tepuk Tangan Kader Saat Hadiri Rakernas IV PDIP
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?